olahraga

Strategi Mengejutkan! Perubahan Formasi Bawa Indonesia Raih Kemenangan di Laga Perdana Kualifikasi Piala Asia U-20

Sabtu, 28 September 2024 | 07:15 WIB
Selebrasi Tim U-20 Indonesia usai menjebol gawang Maladewa di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Rabu (25/9).
 
REPORTASENTT.COM- Tim U-20 Indonesia mengejutkan banyak pihak dengan perubahan formasi yang sukses membawa mereka meraih kemenangan di laga perdana PerdanaKualifikasi Piala Asia U-20.
 
Pelatih Indonesia, Indra Sjafri mengubah strategi dengan memanfaatkan formasi 3-4-3 ke 3-5-2 yang sebelumnya jarang digunakan.
 
Langkah ini terbukti efektif dalam menekan timnas Maladewa lawan sejak menit awal pertandingan.
 
Baca Juga: Ini Kata Pelatih Indra, Indonesia Siap Berjuang di Kualifikasi Piala Asia U-20 2025,

Tim U-20 Indonesia mengalahkan Maladewa dengan skor 4-0, pada laga perdana Grup F Kualifikasi Piala Asia U-20 2025 di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Rabu (25/9).

Empat gol kemenangan Garuda Muda dicetak oleh Aditya Warman pada menit ke-52, Figo Dennis 55', Tony Firmansyah 57', Jens Raven 66.
 
Pada laga tersebut, Indonesia mendominasi jalannya laga.
 
 Baca Juga: 6 Orang Sebagai Tersangka Dugaan Pengeroyokan Steward Usai Laga Persib Vs Persija Ditangkap
 
Sepanjang laga, Garuda Nusantara terus mengurung Maladewa.
 
"Pertama, tentu terima kasih ke perjuangan pemain, yang kedua ini pertandingan pertama kita yang saya lakoni yang dengan lawan yang seperti ada perbedaan kualitas tapi ini paling lama golnya biasanya di babak pertama ada gol," kata pelatih Indonesia, Indra Sjafri seusai laga.

Indra Sjafri menambahkan di babak pertama pemainnya tidak bisa memaksimalkan sejumlah kesempatan menjadi gol.
 
 Baca Juga: Pemasok Ganja Puluhan Kg Siap Edar Ditangkap, Dijaring Operasi Tumpas Semeru Polresta Malang Kota
 
Dia pun memutuskan mengganti formasi dari 3-4-3 ke 3-5-2 untuk variasi serangan.

"Dan memang tim pelatih berdiskusi, di babak kedua kita melakukan pergantian pemain dan juga melakukan pergantian strategi. Dan bukan pertandingan babak pertama kita bermain jelek, enggak. Tetapi sepertiga lapangan depan kita selalu mentok dengan Maladewa yang bertahan dengan sangat dalam. Untung saja mereka counter attack-nya bisa kita antisipasi. Kita kalah orang di tengah dan di babak kedua kita ganti dengan 3-5-2 dan sirkulasi bola lebih cepat dan banyak peluang untuk bisa cetak gol. Tetapi tim pelatih tadi menggarisbawahi finishing kita masih belum maksimal," jelas Indra Sjafri.

Setelah ini, Indonesia akan melawan Timor Leste pada Jumat (27/9) mendatang di tempat yang sama. Sebelumnya Timor Leste kalah 1-3 melawan Yaman.
 
Baca Juga: Polisi Selamatkan Korban dari Kebakaran Dua Rumah Kontrakan, Kapolsek Perintahkan Hal Ini!

"Setelah ini, kita melawan Timor Leste. Kita tetap waspadai dan tidak boleh meremehkan mereka. Tino Leste punya dua-tiga pemain-pemain yang secara individu bagus dan saya pikir kita punya pengalaman di (Piala) AFF (U-19) kemarin menghadapi mereka," tukas Indra Sjafri.

Tags

Terkini