Keberadaan fasilitas itu juga dinilai dapat membantu pemuda yang selama ini menghadapi kendala tempat untuk menjalankan usaha.
Dengan sarana yang lebih representatif, aktivitas pemasaran produk Afro Farm II diharapkan dapat berkembang dan menjangkau konsumen lebih luas.
Fendi berharap Program Pemuda Pelopor Lompatan Jauh Flores Timur dapat terus berjalan dan menjangkau lebih banyak pemuda hingga wilayah desa dan kecamatan.
Baca Juga: SAR Hari Kedua Gempa Flores Diperluas, Pencarian Sasar Tiga Kabupaten
Ia juga berharap dukungan sarana usaha diikuti pengembangan program serta perluasan akses pasar agar usaha yang telah memperoleh bantuan mampu tumbuh secara berkelanjutan.
"Semoga program ini terus berkesinambungan dan menjangkau lebih banyak pemuda hingga pelosok desa. Kami akan memanfaatkan peluang dan kepercayaan yang diberikan dengan penuh tanggung jawab, kerja keras, dan konsistensi," katanya.
Bagi Afro Farm II, dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat usaha berbasis potensi lokal sekaligus membuka peluang bagi pemuda untuk terlibat dalam pengembangan ekonomi daerah.
Baca Juga: Kacab BRI Tinjau KCP Wae Reca yang Ambruk, Layanan Nasabah Dialihkan ke Unit Borong
"Ini menjadi momentum awal untuk menciptakan lompatan jauh dalam perekonomian lokal," kata Fendi.
Ia menyampaikan apresiasi kepada Bupati Flores Timur, Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga, Dinas Koperasi dan UMKM, panitia, serta tim penilai yang terlibat dalam pelaksanaan program.
"Kami akan menjaga dan memanfaatkan Program Pemuda Pelopor serta bantuan booth kontainer seoptimal mungkin untuk menggerakkan roda ekonomi daerah," katanya.