news

Polri Pastikan Rekrutmen Akpol 2026 Bersih dan Transparan, Tidak Ada Jalur Titipan maupun Kuota Khusus

Senin, 8 Juni 2026 | 06:49 WIB
Foto ilustrasi. (Dibuat menggunakan OneAI)

 

REPORTASENTT.COM, JAKARTA,– Polri memastikan proses penerimaan Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026 berlangsung bersih, transparan, akuntabel, dan humanis (BETAH).

Seluruh peserta mengikuti seleksi melalui jalur reguler nasional tanpa adanya kuota khusus maupun perlakuan istimewa.


Kepastian tersebut disampaikan Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia (As SDM Kapolri), Irjen Pol. Anwar, saat memberikan arahan kepada jajaran SDM dan Humas Polri secara daring terkait pelaksanaan seleksi penerimaan terpadu calon Taruna dan Taruni Akpol Tahun Anggaran 2026 dari Jakarta, Minggu (7/6).

 

Baca Juga: Satreskrim Polres Lembata Tetapkan Tersangka dalam Kasus Pencabulan Anak, Barang Bukti Diamankan



Saat ini, tahapan seleksi Akpol telah memasuki Pemeriksaan Kesehatan Tahap II (Rikkes II) yang berlangsung pada 5–6 Juni 2026.

Sebanyak 513 peserta dinyatakan memenuhi syarat untuk mengikuti tahapan tersebut setelah lolos sidang kelulusan sebelumnya. Jumlah itu terdiri atas 468 peserta pria dan 45 peserta wanita atau setara 1,3 kali kuota seleksi tingkat pusat.

Irjen Pol. Anwar mengatakan seluruh peserta memiliki peluang yang sama untuk mengikuti seleksi hingga tahap akhir.

Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia (As SDM Kapolri), Irjen Pol. Anwar. (Foto TBN Polri)

Baca Juga: Kapolres Sikka Imbau Warga Jaga Kamtibmas Jelang Komuni Suci Pertama, Tekankan Larangan Konsumsi Miras Berlebihan



“Yang selalu saya sampaikan, dan saya ulangi kembali, rekrutmen ini menggunakan prinsip BETAH, yaitu bersih, transparan, akuntabel, dan humanis. Semua peserta memiliki kesempatan yang sama,” kata Anwar.

Menurutnya, penerimaan Akpol Tahun Anggaran 2026 hanya menggunakan satu mekanisme seleksi, yakni jalur reguler nasional dengan sistem gugur pada setiap tahapan yang harus dilalui peserta.

“Tidak ada yang namanya kuota khusus, jalur prestasi, jalur titipan, perlakuan istimewa ataupun kuota tambahan. Kelima hal tersebut saya sampaikan tidak ada,” katanya.

 

Baca Juga: Cegah Balap Liar dan Miras, Polisi Sikka Gelar Patroli Presisi di Titik Rawan Kota Maumere



Polri juga memastikan seluruh proses seleksi berjalan objektif, jujur, dan adil serta bebas dari praktek korupsi, kolusi, dan nepotisme. Pengawasan dilakukan secara berlapis melalui mekanisme internal maupun eksternal untuk menjaga transparansi setiap tahapan seleksi.

Karena itu, jajaran SDM dan Humas Polri diminta menyampaikan informasi secara luas kepada masyarakat guna mencegah munculnya informasi yang keliru terkait adanya jalur khusus atau kuota tertentu dalam seleksi Akpol 2026.

“Akpol Tahun Anggaran 2026 hanya melalui satu jalur yaitu jalur reguler nasional. Tidak ada jalur lain atau kuota lainnya seperti kuota khusus, kuota Mabes, maupun kuota tambahan lainnya,” ujar Anwar.

Halaman:

Tags

Terkini