news

Unggahan Viral di X Ingatkan Tenaga Medis: Pasien BPJS Bukan Penerima Gratisan, Berhak Dapat Pelayanan Bermartabat

Kamis, 6 Agustus 2026 | 18:49 WIB
Ilustrasi peserta BPJS Kesehatan mengakses layanan di fasilitas kesehatan. Perbincangan di media sosial kembali menyoroti hak pasien atas pelayanan kesehatan yang bermartabat.

 

REPORTASENTT.COM- JAKARTA — Perbincangan mengenai kualitas pelayanan bagi peserta BPJS Kesehatan kembali mencuat di media sosial setelah sebuah unggahan di platform X menjadi viral dan memancing ribuan tanggapan dari warganet.

Unggahan tersebut menyoroti cara pandang terhadap pasien peserta BPJS Kesehatan, terutama anggapan yang masih berkembang di sebagian masyarakat maupun lingkungan pelayanan kesehatan.

Banyak pengguna media sosial mengaitkan persoalan itu dengan pengalaman mereka saat mengakses layanan kesehatan.

 

 

Baca Juga: Setelah Pasien BPJS Meninggal, Nakes RSUD Waingapu di NTT Minta Maaf atas Komentar Viral



Akun X @boxxtoc mengingatkan tenaga medis agar memperlakukan peserta BPJS Kesehatan secara setara dan penuh penghormatan.

Menurut akun tersebut, peserta BPJS bukan penerima bantuan cuma-cuma, melainkan telah membayar iuran secara rutin sebagai bagian dari sistem perlindungan kesehatan.

“Reminder buat tenaga medis: Pasien BPJS itu bukan dapet gratisan. Mereka udah ‘investasi’ tiap bulan pas sehat demi bisa dapet pelayanan pas sakit, sehat pun tetap bayar BPJS. Treat them with respect,” tulis akun @boxxtoc.

 

Tangkapan layar unggahan akun X @boxxtoc yang menjadi viral setelah mengingatkan tenaga medis agar memperlakukan peserta BPJS Kesehatan secara setara dan bermartabat.

Baca Juga: Empati yang Terlambat: Nakes Pengomentar “Potong Nadi” Pasien BPJS Baru Meminta Maaf Setelah Korban Meninggal



Respons warganet bermunculan setelah unggahan itu tersebar luas.

Sebagian besar menilai iuran BPJS Kesehatan merupakan bentuk gotong royong dalam sistem jaminan sosial, sehingga setiap peserta memiliki hak yang sama untuk memperoleh pelayanan kesehatan yang layak tanpa perlakuan diskriminatif.

Di tengah perdebatan tersebut, sejumlah pengguna media sosial juga mengingatkan pentingnya hubungan yang saling menghormati antara pasien dan tenaga kesehatan.

 

Halaman:

Tags

Terkini