REPORTASENTT.COM, KUPANG- Chelsea Maudina Ahmadi, putri asal Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), berhasil lolos seleksi Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026. Perjalanan anak buruh harian lepas menuju lembaga pendidikan calon perwira Polri itu menjadi perhatian publik karena ditempuh melalui proses panjang dan penuh perjuangan.
Chelsea merupakan peserta yang mendaftar melalui Polresta Kupang Kota, Polda NTT. Perempuan kelahiran Kupang, 13 April 2007, itu adalah anak kedua dari pasangan Agus Ahmadi dan Anik Majid.
Di tengah keterbatasan ekonomi keluarga, Chelsea memilih tetap fokus mengejar cita-cita menjadi Taruni Akpol.
Ayahnya bekerja sebagai buruh harian lepas di perusahaan ekspedisi, sementara saat pekerjaan tidak tersedia, ia mencari penghasilan dengan menjadi pengemudi ojek online.
"Suami saya sehari-hari bekerja freelance di perusahaan ekspedisi. Kalau sedang tidak ada pekerjaan, beliau mengojek online. Apa saja dikerjakan demi keluarga dan pendidikan anak-anak," kata Anik Majid.
Keberhasilan Chelsea tidak diraih dalam satu kali kesempatan. Ia pernah mengikuti seleksi Akpol pada 2025, namun gagal pada tahapan tes jasmani. Kegagalan tersebut menjadi titik awal untuk memperbaiki kemampuan fisiknya melalui latihan rutin selama satu tahun.
Baca Juga: Kasus Kematian Perempuan di Malaka Mulai Terkuak, Polisi Dalami Peran Pria 52 Tahun
"Chelsea sudah dua kali mengikuti seleksi Akpol. Tahun lalu gugur di tes jasmani. Setelah itu dia tahu kelemahannya dan berlatih sungguh-sungguh selama setahun karena memang bercita-cita menjadi Taruni Akpol," tutur Anik.
Saat pengumuman kelulusan, keluarga Chelsea tidak mampu menyembunyikan rasa haru. Perjuangan yang dijalani dari tahap ke tahap akhirnya membuahkan hasil.
"Alhamdulillah, saya sangat bersyukur. Anak saya lulus melalui perjuangan yang luar biasa. Semua proses dijalani dengan senang hati karena memang ini cita-citanya sejak lama," katanya.
Baca Juga: Sempat Dilaporkan Hilang, Dua Pendaki Muncul dari Kawasan Bibir Kawah Gunung Api Egon Sikka
Artikel Terkait
Polres Ende Gagalkan Dugaan TPPO, 21 Calon Pekerja Diselamatkan sebelum Diberangkatkan ke Kalimantan
Tumpahan Minyak Cemari Pesisir Pulau Semau, Kebocoran Saat Pengangkatan Bangkai KM Kuala Emas Diduga Jadi Pemicu
Veteran Pembela Kemerdekaan RI Serka Yohanes Hena Beda Dimakamkan Secara Militer di Adonara
Kasus Kematian Perempuan di Malaka Mulai Terkuak, Polisi Dalami Peran Pria 52 Tahun
Empat Jam Usai Laporan Masuk, Tim Burung Hantu Ungkap Pencurian Kendaraan Bermotor dan Kejar Pelaku yang Kabur di Ende