Kasus Kematian Perempuan di Malaka Mulai Terkuak, Polisi Dalami Peran Pria 52 Tahun

Photo Author
Bernad Nara Gere, Reportase NTT
- Senin, 3 Agustus 2026 | 22:26 WIB
Terduga pelaku berinisial BB berada di dalam ruang tahanan Polres Malaka setelah diamankan penyidik terkait kasus kematian perempuan di Desa Tesa. (Foto TBN Polda NTT)
Terduga pelaku berinisial BB berada di dalam ruang tahanan Polres Malaka setelah diamankan penyidik terkait kasus kematian perempuan di Desa Tesa. (Foto TBN Polda NTT)

REPORTASENTT.COM, MALAKA – Penyelidikan kasus kematian seorang perempuan di Desa Tesa, Kecamatan Laenmanen, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur, mulai menemukan titik terang.

Polisi mendalami peran seorang pria berusia 52 tahun berinisial BB yang telah diamankan tidak lama setelah peristiwa itu dilaporkan warga.

Korban berinisial TB (37) ditemukan meninggal dunia di rumahnya pada Minggu (2/8/2026). Tim dari Polsek Laenmanen bersama Unit Identifikasi Polres Malaka langsung mendatangi lokasi, mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), serta mengumpulkan barang bukti untuk kepentingan penyidikan.

 

 

Baca Juga: Veteran Pembela Kemerdekaan RI Serka Yohanes Hena Beda Dimakamkan Secara Militer di Adonara



Kapolres Malaka AKBP Riki Ganjar Gumilar mengatakan personel bergerak segera setelah menerima informasi dari masyarakat dan pemerintah desa.

“Begitu laporan diterima, personel Polsek Laenmanen bersama jajaran Polres Malaka langsung bergerak ke tempat kejadian perkara untuk mengamankan lokasi, mengumpulkan barang bukti, serta mengamankan terduga pelaku guna menjalani proses hukum lebih lanjut,” kata Riki.


Penyidik telah memeriksa sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian. Dari hasil pemeriksaan awal, warga sempat mendengar pertengkaran antara korban dan BB sebelum terjadi tindak kekerasan.

 

 

Baca Juga: Bentrok Sengketa Lahan di Manggarai Barat Berujung Pembakaran Kendaraan, Polisi Kerahkan Pasukan Gabungan



Tim Inafis juga melakukan olah TKP secara menyeluruh, sedangkan jenazah korban dibawa ke Puskesmas Nurobo untuk menjalani pemeriksaan medis dan visum.

“Tim Inafis telah melakukan olah TKP secara menyeluruh, sementara penyidik memeriksa saksi-saksi yang mengetahui maupun melihat kejadian tersebut. Semua proses dilakukan sesuai prosedur untuk memastikan penanganan perkara berjalan profesional dan transparan,” tutur Riki.


Polisi masih mendalami motif dan kronologi lengkap peristiwa tersebut. Personel intelijen dan Unit Opsnal turut dilibatkan untuk melengkapi alat bukti serta menjaga situasi tetap kondusif di lingkungan keluarga korban dan masyarakat sekitar.

 

 

Halaman:

Editor: Natanael Kwintalis Helan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X