REPORTASENTT.COM, LARANTUKA- Dana ratusan juta rupiah yang mengalir ke tubuh Perseftim Flores Timur untuk gelaran Liga 4 ETMC XXXIII 2025 memicu pertanyaan besar.
Hingga hari ini, Askab PSSI Flores Timur mengaku belum menerima laporan pertanggungjawaban dari manajemen lama.
Ketua Askab PSSI Flores Timur, Jhon Kopong, dalam konferensi pers, Selasa (8/4/2025), mengungkapkan bahwa total dana yang dikelola manajemen Perseftim diperkirakan kurang lebih mencapai Rp340 juta hingga Rp350 juta, termasuk donasi dari pihak ketiga senilai kurang lebih Rp90 juta.
Baca Juga: Manajemen Perseftim Diberhentikan Usai Liga 4 ETMC 2025, Ini Penjelasan Ketua ASKAB Flotim
Namun ironisnya, Jhon menegaskan, hingga kini tidak ada laporan pertanggungjawaban resmi yang disampaikan ke Askab.
"Secara prestasi, Perseftim bagus. Tapi dari aspek manajerial, banyak yang perlu dibenahi. Hasil evaluasi kami menemukan banyak hal yang kurang, dan ini harus kita perbaiki," ujar Jhon.
Pemecatan Manajemen, Benarkah Ada Konflik Internal?
Menanggapi polemik seputar pemberhentian manajemen Liga 4 ETMC XXXIII 2025 yang memicu pro-kontra di publik, Jhon menyebut itu hanya soal perbedaan cara pandang.
"Saya tidak melihat ada gesekan di tubuh Askab. Kami hanya berupaya tampil profesional. Hubungan Perseftim dan Askab tetap baik," tegasnya.
Namun, Jhon mengungkap bahwa seluruh aliran dana, termasuk dari pihak ketiga, langsung masuk ke manajemen tanpa melalui Askab.
Baca Juga: ASKAB PSSI Flores Timur Tetapkan Tim Pelatih PERSEFTIM untuk Liga 4 Seri Nasional 2025