Ini menjadi sorotan utama dalam evaluasi Askab.
"Tanggung jawab pertanggungjawaban tetap di manajemen. Tapi sampai hari ini kami belum menerima laporan apa pun," katanya.
6 April Jadi Titik Balik: Manajemen Diberhentikan
Keputusan untuk menghentikan manajemen lama resmi diambil pada 6 April 2025, setelah serangkaian pendekatan informal tak membuahkan hasil.
Baca Juga: Belajar di Tenda Darurat, Ujian di Sekolah Pinjaman: Nasib Siswa SMKN 1 Wulanggitang
Askab, menurut Jhon, telah memberi waktu dan ruang yang cukup.
"Kami sudah coba berbagai cara sebelum 6 April. Tapi karena tidak ada laporan masuk, maka manajemen diberhentikan," ujar Jhon.
Meski begitu, Askab tetap membuka peluang agar manajemen lama menyampaikan laporan, meskipun secara organisatoris mereka telah dicabut.
"Ini soal prinsip. ETMC XXXIII sudah berakhir, maka manajemennya juga harus berakhir. Tapi kami tetap menunggu laporan, dan belum memutuskan apakah akan tempuh jalur hukum," pungkasnya.
Artikel Terkait
Prakiraan Cuaca Larantuka: Hujan Ringan Dominasi Hingga Akhir Pekan
Wapres Gibran Kunjungi Ruang Operation Room PELNI, Terungkap Teknologi Canggih di Balik Layanan Mudik Lebaran 2025
Belajar di Tenda Darurat, Ujian di Sekolah Pinjaman: Nasib Siswa SMKN 1 Wulanggitang
ASKAB PSSI Flores Timur Tetapkan Tim Pelatih PERSEFTIM untuk Liga 4 Seri Nasional 2025
Manajemen Perseftim Diberhentikan Usai Liga 4 ETMC 2025, Ini Penjelasan Ketua ASKAB Flotim