olahraga

Strategi Mengejutkan: Agensi STY Libatkan Artis Korea Demi Posisi di Timnas!

Selasa, 24 Desember 2024 | 21:37 WIB
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. (Foto PSSI)

Tahun 2024, Timnas bahkan gagal lolos dari fase grup.

Kritik juga muncul terhadap inkonsistensi STY dalam menyusun strategi, termasuk kegagalannya memanfaatkan pemain-pemain yang berlaga di liga internasional.

 Baca Juga: Koper Misterius dari Aceh: Dua Mahasiswa Ditangkap Polisi Saat Berada di Rumah Milik Warga

Selama ASEAN Cup 2024, Timnas mencatatkan hasil buruk di kandang sendiri, hanya mampu bermain imbang 3-3 melawan Laos dan kalah 0-1 dari Filipina.

Kekalahan ini menjadi kemenangan pertama Filipina di kandang Indonesia, sekaligus mencoreng catatan sejarah Timnas.

Banyak pihak mendesak PSSI untuk segera melakukan evaluasi terhadap kinerja STY.

 Baca Juga: Bagaimana UMKM Indonesia Bisa Bertahan di Era AI? Simak Pesan Penting Menteri Komunikasi dan Digital RI!

Pernyataan STY dalam jumpa pers usai pertandingan melawan Filipina yang menyatakan bahwa Timnas akan juara jika ia menangani tim senior justru memperburuk citranya.

Faktanya, STY memiliki wewenang penuh dalam memilih pemain untuk skuad ASEAN Cup 2024, namun hasilnya tidak sesuai harapan.

Dengan hasil mengecewakan ini, posisi Indonesia di peringkat FIFA juga mengalami penurunan.

 Baca Juga: Babak Baru KPK: Sinergi Pimpinan dan Dewas untuk Perang Melawan Korupsi

Jika STY hanya mengandalkan propaganda melalui media sosial dan popularitas artis Korea untuk mempertahankan dukungan tanpa memberikan prestasi yang nyata, sudah saatnya PSSI mempertimbangkan pelatih baru yang mampu membawa Timnas Indonesia kembali berjaya.

Meskipun strategi agensi STY terbilang kreatif dalam memanfaatkan fenomena “demam Korea” di Indonesia, langkah ini tidak cukup untuk menutupi penurunan prestasi Timnas.

Dukungan dari artis K-pop mungkin menarik perhatian, tetapi sepakbola Indonesia membutuhkan lebih dari sekadar citra positif.

 

Halaman:

Tags

Terkini