REPORTASENTT.COM, MAUMERE- Suasana persawahan di kawasan Dolu, Dusun Kampung Baru, Desa Magepanda, Kecamatan Magepanda, Kabupaten Sikka, mendadak gempar pada Selasa (11/8/2026) pagi setelah seorang petani ditemukan meninggal di pinggir pematang sawah yang sebagian areanya tergenang air.
Korban diketahui bernama Simonsari Bai, 61 tahun, warga RT 010/RW 003, Dusun Magendero, Desa Magepanda. Jenazah korban pertama kali ditemukan oleh Kamilus Raga, pemilik lahan sawah di lokasi kejadian, sekitar pukul 09.00 Wita.
Kamilus semula berjalan menuju kebun untuk memeriksa kuda peliharaannya. Saat melintasi pematang sawah, ia melihat sesosok pria terbaring telentang di pinggir pematang dan tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan.
Setelah memastikan identitas korban, Kamilus segera menuju Kantor Desa Magepanda untuk melaporkan penemuan tersebut kepada pemerintah desa, kemudian informasi diteruskan kepada pihak kepolisian.
Petugas yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi, mengamankan tempat kejadian perkara, memeriksa saksi, serta melakukan pendataan awal terhadap korban.
Saat ditemukan, Simonsari Bai masih mengenakan kaos lengan pendek berwarna krem dan celana training panjang berwarna biru bergaris putih dan kuning.
Baca Juga: Survei IPO Tempatkan Teddy Indra Wijaya sebagai Pejabat Kabinet dengan Citra Publik Terbaik
Di sekitar lokasi, Tim Inafis Polres Sikka menemukan sebuah jerigen berkapasitas lima liter yang diketahui milik korban.
Jerigen tersebut diduga berkaitan dengan aktivitas korban yang hendak mengambil atau mengisi air untuk mesin pompa sawah, namun polisi masih mencatatnya sebagai bagian dari temuan di lokasi tanpa menyimpulkan kaitannya dengan penyebab kematian.
Jenazah kemudian dievakuasi ke Puskesmas Magepanda untuk menjalani pemeriksaan luar atas permintaan keluarga yang menginginkan korban segera dipindahkan dari lokasi persawahan.
Hasil pemeriksaan luar tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Meski demikian, penyebab pasti kematian belum dapat dipastikan karena autopsi tidak dilakukan.
Keluarga menyampaikan korban memiliki riwayat penyakit lambung dan tekanan darah tinggi.
Mereka menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi, sehingga penyebab kematian Simonsari Bai belum dapat dipastikan secara medis.