Baca Juga: Keluhan Kebisingan Viral di Instagram, Polisi Turun ke Salah Satu Kafe di Labuan Bajo
Mereka menilai tenaga kesehatan semestinya mengedepankan empati saat merespons keluhan masyarakat, terlebih menyangkut pasien yang sedang membutuhkan pelayanan medis.
Setelah kritik terus bermunculan, Hilda Clarissa menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga almarhum Yurizal dan masyarakat.
"Saya meminta maaf kepada keluarga almarhum Yurizal dan seluruh masyarakat atas komentar yang saya tulis. Saya menyesali perbuatan tersebut dan menjadikannya sebagai pelajaran untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial," tulis Hilda dalam pernyataan yang beredar.
Baca Juga: Pria di Kupang Ditangkap Usai Diduga Pamer Alat Kelamin kepada Penjaga Kios
Meski bertugas di RSUD Umbu Rara Meha Waingapu, komentar yang diduga ditulis Hilda muncul sebagai respons terhadap unggahan almarhum Yurizal mengenai pelayanan di rumah sakit lain.
Hingga kini, identitas rumah sakit tempat almarhum menjalani perawatan hingga meninggal dunia belum disampaikan secara resmi.
Artikel Terkait
Seorang Ibu di Sikka Menghilang, Surat untuk Suami dan Anak- anak Ungkap Motif Kepergian
Cegah Konflik Susulan di Manggarai Barat, Polres Dirikan Pos Pengamanan dan Intensifkan Patroli
Polisi Periksa 14 Saksi dalam Kasus Tewasnya Pasutri WN China di Pulau Kelor- Labuan Bajo
Jejak Warga Sumba Timur Bawa 91,65 Gram Serbuk Emas ke Lombok, Polisi Telusuri Modal Rp175 Juta dan Jaringan Tambang Ilegal
Polisi Intensifkan Patroli Malam di Adonara Timur, Warga Titip Harapan Soal Konflik