REPORTASENTT.COM, JAKARTA,— Galon plastik bekas dapat disulap menjadi media tanam hidroponik sederhana yang mampu menghasilkan sayuran segar di lahan sempit perkotaan.
Metode hidroponik sistem sumbu atau wick system semakin banyak diperkenalkan sebagai solusi urban farming yang hemat biaya, mudah diterapkan, dan ramah lingkungan.
Teknik ini memanfaatkan kain flanel sebagai sumbu untuk mengalirkan air dan larutan nutrisi dari wadah penampung menuju akar tanaman.
Baca Juga: Viral Ejek Warga soal Lampu Jalan, Lurah Paya Pasir Medan Dijatuhi Sanksi Disiplin
Berbeda dengan sistem hidroponik lain, metode tersebut tidak memerlukan pompa maupun instalasi yang rumit sehingga cocok digunakan masyarakat yang baru memulai bercocok tanam.
Berbagai tanaman hortikultura dapat dibudidayakan menggunakan sistem sumbu, mulai dari selada, pakcoy, kangkung, bayam, cabai, tomat, hingga terong.
Dalam penerapannya, bagian bawah galon berfungsi sebagai penampung air bernutrisi, sedangkan bagian atas diisi media tanam seperti sekam bakar atau cocopeat.
Baca Juga: Videotron di Tugu Naruto Melawi Tiba- tiba Tampilkan Konten Dewasa, Kominfo Sebut Diduga Diretas
Pengenalan teknologi sederhana ini juga dilakukan melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) agar masyarakat mampu mempraktekkan pembuatannya secara mandiri di rumah.
Warga diajak mengikuti pelatihan langsung mulai dari merakit galon bekas hingga menanam bibit menggunakan sistem sumbu.
Mahasiswa Program Studi Agribisnis Universitas Trilogi, Tsabbit Aqdaamii' Arsyan, menilai metode tersebut mudah dipelajari dan tidak membutuhkan modal besar sehingga menarik minat masyarakat.