Baca Juga: Skandal MBG Membesar di Era Dadan Hindayana, Kejagung Tetapkan 7 Tersangka Dugaan Korupsi
“Kami tidak hanya mengenalkan konsep urban farming, tetapi juga mengajak warga mempraktekkan langsung pembuatan hidroponik sistem sumbu agar mereka bisa menerapkannya sendiri di rumah,” kata Tsabbit.
Menurutnya, antusiasme warga terlihat tinggi selama pelatihan berlangsung.
“Warga sangat antusias mengikuti praktek pembuatan hidroponik sistem sumbu. Harapannya, pengetahuan ini tidak berhenti saat kegiatan KKN selesai, tetapi dapat terus diterapkan untuk mendukung ketahanan pangan keluarga,” katanya.
Baca Juga: Nyaris Terbang ke Malaysia, 5 Calon Pekerja Migran Diduga Korban TPPO Diamankan Polda NTT
Pemanfaatan galon bekas untuk hidroponik sistem sumbu dinilai tidak hanya membantu keluarga memperoleh sayuran secara mandiri, tetapi juga mengurangi limbah plastik rumah tangga dan mendorong budaya urban farming di kawasan perkotaan.
Kepala Pusat Studi Pertanian Perkotaan Universitas Trilogi, Warid, menyebut hidroponik sistem sumbu menjadi salah satu cara paling sederhana untuk memulai pertanian perkotaan di tengah keterbatasan lahan.
“Hidroponik sistem sumbu atau wick system menjadi salah satu metode bercocok tanam yang paling mudah diterapkan masyarakat. Selain tidak membutuhkan pompa maupun instalasi yang rumit, metode ini juga hemat biaya karena dapat memanfaatkan bahan-bahan sederhana yang mudah ditemukan di sekitar kita,” kata Warid kepada Panennews.com di Jakarta, Rabu (29/7/2026).
Baca Juga: Diduga Hilang Kendali saat Menyalip, Pikap Tabrak Xpander di Labuan Bajo, Delapan Terluka
Ia juga berharap masyarakat mulai memanfaatkan pekarangan rumah, sekecil apa pun lahannya, untuk menghasilkan sayuran segar secara mandiri melalui metode hidroponik sederhana tersebut.
Artikel Terkait
Konflik Adonara Berpeluang Mereda, Tokoh Adat Siapkan Forum Perdamaian
Sumba Weaving Museum Resmi Dibuka, Kampung Raja Pao Jadi Rumah Baru Warisan Tenun Sumba
DLH Flores Timur Gelar Kerja Bakti Bersama, Perkuat Dukungan untuk Suksesnya Festival Bale Nagi 2026
KPK Bongkar Dugaan Korupsi Bupati Pemalang: Proyek dan Jual Beli Jabatan, 21 Orang Ditangkap
Viral Ejek Warga soal Lampu Jalan, Lurah Paya Pasir Medan Dijatuhi Sanksi Disiplin