ekonomi-bisnis

Lonjakan Penumpang Kapal PELNI Jelang Mudik Lebaran, Kebijakan WFA Ikut Dorong Mobilitas

Senin, 16 Maret 2026 | 19:03 WIB
Suasana penumpang kapal PELNI di pelabuhan saat arus mudik Lebaran 2026 mulai meningkat seiring kebijakan WFA dan tingginya mobilitas masyarakat. (Foto ist.)

REPORTASENTT.COM, JAKARTA- Lonjakan penumpang kapal terjadi menjelang puncak arus mudik Lebaran 1447 Hijriah. Peningkatan mobilitas masyarakat terlihat sejak awal Maret 2026.

PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau PELNI mencatat penjualan tiket arus mudik terus meningkat. Kebijakan Work From Anywhere (WFA) pada 16–17 Maret 2026 turut memengaruhi tingginya pergerakan masyarakat yang memilih pulang kampung lebih awal.

Sekretaris Perusahaan PELNI, Ditto Pappilanda, mengatakan minat masyarakat menggunakan kapal laut tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

 

Baca Juga: Dugaan Pemerasan Rp375 Juta di Balik Kasus Poppers, Perwira Polda NTT Dinonaktifkan



“Kami melihat antusiasme mudik tahun ini jauh lebih tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Perusahaan menambah personel pelayanan serta meningkatkan pengawasan di kapal dan pelabuhan,” kata Ditto dalam keterangan tertulis, Senin (16/3/2026).

Ia menyebut puncak arus mudik kapal PELNI diperkirakan berlangsung pada 18 Maret 2026 atau H-3 Lebaran dengan potensi jumlah penumpang sekitar 27.350 orang.

PELNI menyiapkan total 751.550 tiket selama periode Angkutan Lebaran 6 Maret hingga 6 April 2026. Sejumlah rute diperkirakan menjadi jalur favorit pemudik, terutama Batam–Belawan.

 

Baca Juga: Motor Mertua Dijual Diam-diam, Pria di Kupang Ditangkap Saat Nongkrong di Lounge



Ditto juga mengingatkan calon penumpang memesan tiket lebih awal melalui kanal resmi perusahaan agar tidak menghadapi antrean panjang di pelabuhan.

“Kami mengimbau masyarakat membeli tiket melalui kanal resmi PELNI. Seluruh kapal dan awak kapal telah dipersiapkan untuk melayani perjalanan mudik dengan aman,” kata dia.

Dalam mendukung kelancaran arus mudik, PELNI menyiapkan sejumlah langkah, seperti workshop keselamatan kapal bagi awak kapal, pembentukan posko bersama, pemantauan cuaca bersama BMKG, penyesuaian jadwal pelayaran, serta penambahan personel pengamanan di kapal dan pelabuhan.

 

Baca Juga: Limbah Cair Mengalir ke Permukiman, Operasional Dapur SPPG Ekasapta di Larantuka Ditangguhkan

Sementara itu, Kepala Kantor Cabang PELNI Larantuka, Yulianto, mengatakan pihaknya tetap berupaya memberikan pelayanan maksimal kepada para penumpang.

“Kami terus meningkatkan pelayanan bagi pengguna kapal PELNI, terutama menjelang arus mudik Lebaran,” kata Yulianto.

Ia juga mengajak masyarakat memanfaatkan program diskon tiket sebesar 30 persen yang masih berlaku untuk berbagai tujuan pelayaran.

 

Baca Juga: Bantuan Sembako dari Bunda Julie Mengalir ke Pulau Solor, Warga Muslim Rasakan Kepedulian di Bulan Ramadhan

Di Larantuka, beberapa kapal penumpang dijadwalkan singgah sepanjang Maret 2026, antara lain KM Lambelu pada 21 Maret 2026 serta KM Tidar pada 23 Maret dan 26 Maret 2026.

Berdasarkan data PELNI hingga 16 Maret 2026 pukul 08.00 WIB, penjualan tiket arus mudik untuk keberangkatan 6–22 Maret 2026 mencapai 278.530 tiket.

Sementara realisasi penumpang pada periode 6–15 Maret 2026 tercatat 185.697 orang atau meningkat sekitar 3,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 179.972 penumpang.

 

Baca Juga: AKP Mahfud Resmi Jabat Kabag Ren Polres Flores Timur, Posisi Pengatur Perencanaan Kinerja Polisi Berganti

Pada periode tersebut, keberangkatan tertinggi terjadi pada 11 Maret 2026 dengan jumlah 25.779 penumpang, meningkat sekitar 54,9 persen dibandingkan tanggal yang sama pada tahun sebelumnya yang mencapai 16.645 penumpang.

Tags

Terkini