Polisi memastikan tidak ada korban meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut. Dari sembilan orang yang berada di dalam dua kendaraan, delapan orang mengalami luka-luka dan telah memperoleh penanganan medis.
Baca Juga: Viral Kasus Pencabulan Anak di Tanjungbalai, Korban Tetap Ingin Sekolah Meski Alami Trauma
Korban terdiri atas pengemudi pikap Stanislaus Dapa yang mengalami luka lecet, sedangkan pengemudi Xpander Aan Suwirahandi mengalami patah tulang.
Penumpang Xpander yang mengalami luka lecet masing-masing Siti Hijrah (26), Adiyani Nabila (10), Dwi Sri Rahayu (41), Muhamad Faeza (4), dan Santi (30). Sementara Aminah Isah (51) dan Nurhayati dilaporkan selamat tanpa mengalami luka.
"Seluruh korban sudah mendapatkan penanganan awal di RSUD Komodo. Tidak ada korban meninggal dunia maupun luka berat," tutur AKP I Made Supartha Purnama.
Baca Juga: Ketua BMP-RI Mimika Kecam Pembunuhan Tiga Warga Sipil di Yahukimo, Dukung Aparat Kejar Pelaku
Usai melakukan olah TKP, penyidik Unit Gakkum Satlantas mengumpulkan keterangan saksi, membuat sketsa lokasi kejadian, serta mengamankan barang bukti untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
Polisi juga mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati ketika hendak mendahului kendaraan lain dan memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan laik jalan sebelum digunakan.
"Pastikan ruang aman saat menyalip dan periksa kondisi kendaraan, terutama sistem pengereman serta kemudi, agar perjalanan tetap aman bagi semua pengguna jalan," kata AKP I Made Supartha Purnama.