Lion Group Klarifikasi Kasus Jenazah Mahasiswa NTT yang Tertinggal di Bandara El Tari Kupang

Photo Author
Yuga Yuliana, Reportase NTT
- Selasa, 4 Agustus 2026 | 20:45 WIB
Foto ilustrasi: Proses penanganan dan pengiriman jenazah melalui layanan kargo udara.
Foto ilustrasi: Proses penanganan dan pengiriman jenazah melalui layanan kargo udara.



Setelah pesawat mendarat di Bandara Gewayantana Larantuka, keluarga baru mengetahui peti jenazah tidak berada dalam penerbangan yang sama. Informasi tersebut kemudian berkembang menjadi polemik di ruang publik.

Blasius Avelino Kebingin merupakan mahasiswa asal Desa Watokobu, Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata, yang sedang menempuh pendidikan di Jakarta.

Ia meninggal dunia pada Sabtu, 1 Agustus 2026, di tempat kosnya akibat sakit dan sempat ditangani di RSUD Pasar Rebo sebelum dipulangkan ke kampung halamannya melalui jalur udara.

 

 

Baca Juga: Tumpahan Minyak Cemari Pesisir Pulau Semau, Kebocoran Saat Pengangkatan Bangkai KM Kuala Emas Diduga Jadi Pemicu



Menurut Lion Group, jenazah akhirnya diterbangkan dari Bandara El Tari Kupang menuju Bandara Gewayantana Larantuka pada Selasa sekitar pukul 13.15 WITA dan telah diterima oleh pihak keluarga di Larantuka.

Halaman:

Editor: Yuga Yuliana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X