REPORTASENTT.COM, LARANTUKA – Maskot resmi El Tari Memorial Cup (ETMC) XXXV Flores Timur 2026 akhirnya diperkenalkan kepada publik sebagai identitas visual turnamen sepak bola paling bergengsi di Nusa Tenggara Timur.
Maskot bernama Si Boli merupakan karya desainer grafis asal Flores Timur, Tarwan Stanislaus, yang mengangkat filosofi budaya Lamaholot sebagai simbol persatuan, sportivitas, dan kekayaan tradisi masyarakat Flores Timur.
Berbeda dengan maskot olahraga pada umumnya yang menggunakan satwa endemik daerah, Tarwan memilih karakter seekor gajah.
Baca Juga: Promedia Group Bertemu Bakom RI, Dorong Peran Media Lokal Perkuat Komunikasi Publik Pemerintah
Pilihan tersebut didasarkan pada makna gading gajah dalam tradisi adat Lamaholot yang melambangkan kehormatan, tanggung jawab, persatuan keluarga besar, serta penghormatan kepada leluhur.
Nilai-nilai itu kemudian diwujudkan melalui sosok Si Boli yang tampil ramah, energik, dan penuh semangat.
Tarwan menjelaskan proses perancangan maskot dilakukan melalui riset mendalam terhadap karakter budaya Flores Timur yang terdiri atas tiga wilayah utama, yakni Flores, Adonara, dan Solor.
Baca Juga: Promedia Group Bertemu Bakom RI, Dorong Peran Media Lokal Perkuat Komunikasi Publik Pemerintah
Seluruh unsur budaya dari ketiga wilayah tersebut dipadukan agar mampu menghadirkan satu identitas yang merepresentasikan Kabupaten Flores Timur secara utuh.
"Flores Timur memiliki kekayaan budaya yang sangat beragam. Saya ingin menghadirkan satu maskot yang bisa mewakili seluruh wilayah. Setelah melalui riset, referensi, dan berbagai diskusi, lahirlah konsep Si Boli dengan atribut budaya dari Flores, Adonara, dan Solor," kata Tarwan.
Identitas budaya tersebut diwujudkan melalui berbagai elemen visual. Penutup kepala atau Nido mengadopsi motif tradisional masyarakat Solor.