REPORTASENTT.COM, ENDE- Partai final El Tari Memorial Cup (ETMC) XXXIV Tahun 2025 mempertemukan dua raksasa Bumi Flobamora, PSN Ngada dan Persena Nagekeo, Jumat (05/12/2025) di Stadion Marilonga, Ende. Laga bergengsi ini menyajikan tensi tinggi, duel-duel keras, kualitas teknik yang mumpuni, hingga aksi “total football” khas NTT. Ribuan suporter menyulut suasana menjadi kian panas dan penuh adrenalin.
Babak Pertama: PSN Ngada Tampil Dominan, Dua Gol Cepat Menghukum Persena
PSN Ngada tampil dengan pressing tinggi sejak menit pertama. Tekanan intens itu langsung membuahkan hasil ketika sang kapten, Claudio P. Sebo, memecah kebuntuan di menit 10:56.
Memanfaatkan bola liar di kotak penalti Persena, Claudio melepaskan left-foot rocket yang meluncur deras ke sisi kanan gawang. Skor berubah 1-0 untuk PSN Ngada, membuat para pendukung mereka meledak kegirangan.
Ketegangan meningkat di menit 19:27, ketika bek Persena, Lodovikus P. Mole, diganjar kartu kuning setelah melakukan late challenge pada pemain PSN. Pelanggaran itu menghasilkan tendangan bebas di area berbahaya.
Baca Juga: Di Balik Apel Akbar Kesiapsiagaan Ende: Tiga Poin Bupati yang Jadi Sorotan
Eksekutor andalan PSN Ngada, Hiron Liko, berdiri di belakang bola pada menit 21:15. Dengan teknik curve ball sempurna, ia mengirim tembakan keras yang melewati pagar betis empat pemain Persena. Bola meluncur akurat ke pojok kanan atas gawang—top corner finish yang tak mampu dijangkau kiper. PSN memperlebar jarak, 2-0.
Hingga peluit akhir babak pertama, tim asuhan Coach Kletus M. Gabhe mengontrol jalannya pertandingan. Serangan melalui sektor sayap, build-up play, dan kombinasi passing pendek-panjang membuat Persena kesulitan keluar dari tekanan.
Babak Kedua: Persena Meningkatkan Intensitas, PSN Ngada Tetap Solid
Masuk babak kedua, Persena Nagekeo mencoba menaikkan tempo permainan dengan strategi high pressing untuk memperkecil ketertinggalan. Pada menit 51:25, mereka mendapat peluang melalui tendangan bebas Mohamad Halid Huzaini, namun kiper PSN tampil sigap dan menepis bola dengan penyelamatan gemilang.
PSN Ngada melakukan pergantian pemain menit 56:57, Yohanes Raja keluar digantikan Joseph B. Bawo, untuk menjaga ritme permainan dan memperkuat lini tengah.
Memasuki menit 66:30, kedua tim saling jual-beli serangan. Pola one-two touch, long ball, hingga fake movement terus diperagakan. Namun setiap kali PSN mencoba menusuk, Persena sukses melakukan interception, sementara peluang Persena juga selalu mentah di barisan pertahanan kokoh PSN.
Artikel Terkait
Oknum Polisi Mabuk Aniaya Warga di Sikka, Senpi Disita Propam
Polres Sikka Perketat Monitoring SPBU Usai Harga BBM Non Subsidi Naik: Antisipasi Penimbunan dan Aksi Ilegal
Di Balik Apel Akbar Kesiapsiagaan Ende: Tiga Poin Bupati yang Jadi Sorotan
PELNI Buka Layanan Gratis Pengiriman Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Sumatera Utara
PELNI Larantuka Siap Fasilitasi Pengiriman Bantuan Gratis untuk Korban Banjir dan Longsor di Sumatera