REPORTASENTT.COM, ENDE- Pemerintah Kabupaten Ende menggelar Apel Akbar Kesiapsiagaan Menghadapi Cuaca Ekstrem Tahun Anggaran 2025. Acara yang digelar di Lapangan Kantor Bupati Ende, Senin (1/12/2025) pagi itu menjadi perhatian publik setelah Bupati Ende, Yoseph Benediktus Badeoda, menyampaikan tiga poin penting yang ia sebut sebagai kunci kesiapsiagaan daerah.
Apel dimulai pukul 07.30 Wita dan dihadiri jajaran Forkopimda, instansi vertikal, serta ratusan peserta dari berbagai unsur.
Kapolres Ende bersama para pejabat utama tampak berada di barisan depan, disusul unsur TNI dari Kodim 1602, Lanal Ende, hingga personel Yonif 743/PSY. Instansi lain seperti Satpol PP, BNPB, Dishub, dan ASN juga turut memperkuat pasukan apel.
Baca Juga: Dari Starlink hingga Rekayasa Cuaca, Ini Langkah Pemerintah Atasi Banjir–Longsor di Sumatra
Tiga Poin Bupati Jadi Sorotan
Dalam amanatnya, Bupati Yoseph menyinggung kondisi geografis Ende yang dinilai sangat rentan terhadap bencana hidrometeorologi, mulai dari banjir, tanah longsor hingga angin kencang. Ia kemudian menekankan tiga instruksi utama yang langsung menjadi sorotan:
1. Perkuat Sinergitas Lintas Sektor
Bupati meminta BPBD, TNI, Polri, dan seluruh instansi terkait bekerja dalam satu komando dan menggunakan satu data yang sama agar respons cepat bisa berjalan efektif.
2. Optimalisasi Peralatan
Ia mengingatkan seluruh peralatan operasional—mulai dari alat berat, kendaraan, hingga perlengkapan SAR—harus dalam kondisi siap pakai. Personel juga wajib memahami SOP penanganan bencana.
Artikel Terkait
Lubang Jalan Mangkrak Berbulan-bulan, Warga Larantuka Beri Tanda dengan Tanam Pohon
TRC Belum Optimal, BPBD Flotim Minta Warga Tetap Waspada Banjir Rob
PSSI Ngada Protes Kenaikan Harga Tiket Semifinal Liga 4 Piala Gubernur NTT
Banjir dan Lumpur Tutup Jalan Trans Larantuka–Maumere, Polisi Kerja Keras di Lokasi
Dari Starlink hingga Rekayasa Cuaca, Ini Langkah Pemerintah Atasi Banjir–Longsor di Sumatra