Polres Flores Timur Intensifkan Patroli Dialogis Pascakonflik di Bele

Photo Author
Bernad Nara Gere, Reportase NTT
- Kamis, 14 Mei 2026 | 15:34 WIB
Personel Polres Flores Timur melaksanakan patroli dialogis di Dusun Bele, Kamis (14/5/2026), guna menjaga keamanan dan mempererat hubungan masyarakat pascakonflik. (Foto/ TBN Polres Flotim)
Personel Polres Flores Timur melaksanakan patroli dialogis di Dusun Bele, Kamis (14/5/2026), guna menjaga keamanan dan mempererat hubungan masyarakat pascakonflik. (Foto/ TBN Polres Flotim)

REPORTASENTT.COM, ADONARA- Personel Pos Pengamanan Bele, Polres Flores Timur, kembali menggelar patroli jalan kaki di wilayah Dusun Bele dan sekitarnya, Kamis (14/5/2026) pagi.

Kegiatan tersebut dilakukan untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat pascakonflik yang sempat terjadi di kawasan itu.

Patroli dipimpin AKP Eliezer A. Kalelado bersama IPTU Anwar Sanusi dengan menyusuri sejumlah titik strategis, mulai dari Pos Bele, lapangan umum, jalan trans Waiwerang–Sagu, permukiman warga, hingga wilayah pesisir Dusun Wailingo. Personel kemudian kembali ke Pos Pengamanan melalui jalur pantai.

 

Baca Juga: Malaikat Hilang Saat Ujian Akhir, Polisi Temukan di Waikabubak Bersama Seorang Pria


Selain memantau situasi keamanan, aparat kepolisian juga berdialog langsung dengan warga. Dalam patroli tersebut, masyarakat diajak menjaga persaudaraan, memperkuat kebersamaan, serta mempertahankan suasana harmonis di lingkungan masing-masing.

Kehadiran aparat di tengah masyarakat mendapat respons positif dari warga.

Sejumlah warga terlihat menyambut personel patroli dan berinteraksi secara terbuka selama kegiatan berlangsung.

 

Baca Juga: HMPS Pendidikan Matematika IKTL Gelar Kompetisi Akademik Siswa SD di Flores Timur

Kapolres Flores Timur AKBP Adhitya Octorio Putra melalui Kasi Humas AKP Eliezer A. Kalelado menjelaskan patroli humanis akan terus dilakukan secara berkala untuk memastikan situasi tetap kondusif.

“Polri hadir melalui patroli dialogis dan pendekatan humanis. Kami mengajak masyarakat menjaga kedamaian, menahan diri, serta merawat situasi yang sudah aman dan kondusif,” kata Eliezer.

Menurut dia, patroli dialogis menjadi bagian dari langkah preventif kepolisian untuk mencegah potensi konflik susulan sekaligus membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat.

Editor: Florianus Harson

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X