WNA Bertelanjang Dada saat Mengendarai Motor di Labuan Bajo Dihentikan Polisi, Diberi Edukasi Hormati Budaya Lokal dan Kesopanan Publik

Photo Author
Florianus Harson, Reportase NTT
- Rabu, 13 Mei 2026 | 22:47 WIB
Personel Sat Samapta Polres Manggarai Barat memberikan edukasi kepada wisatawan asing yang berkendara tanpa mengenakan baju di Labuan Bajo, Rabu siang. (Foto TBN Polres Mabar)
Personel Sat Samapta Polres Manggarai Barat memberikan edukasi kepada wisatawan asing yang berkendara tanpa mengenakan baju di Labuan Bajo, Rabu siang. (Foto TBN Polres Mabar)

REPORTASENTT.COM, LABUAN BAJO-  Personel Satuan Samapta Polres Manggarai Barat menghentikan seorang wisatawan mancanegara yang berkendara tanpa mengenakan baju di kawasan wisata premium Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Rabu (13/5/2026) siang.

Wisatawan asing tersebut diketahui mengendarai sepeda motor sambil membonceng pasangannya di jalan umum.

Polisi yang sedang melakukan patroli rutin kemudian menghentikan kendaraan itu secara persuasif untuk memberikan edukasi terkait norma kesopanan masyarakat setempat.

 

Baca Juga: Polda NTT Masukkan Nelayan Asal Sikka ke DPO Kasus Penangkapan Ikan dengan Bahan Peledak



Tindakan itu dilakukan karena perilaku wisatawan dinilai tidak sesuai dengan budaya dan kearifan lokal masyarakat Manggarai Barat yang menjunjung etika berpakaian di ruang publik.

Kapolres Manggarai Barat, Christian Kadang, mengatakan pendekatan humanis menjadi prioritas aparat kepolisian dalam menjaga ketertiban di kawasan pariwisata.

“Kami ingin wisatawan merasa nyaman berada di Labuan Bajo. Namun, kami juga memiliki tanggung jawab mengedukasi para pengunjung agar menghormati norma dan budaya masyarakat lokal,” kata Christian dalam keterangannya, Rabu sore.

 

Baca Juga: Big Push dan Air Minum Jadi Prioritas, Pemkab Flotim Perkuat Koordinasi Izin Lingkungan



Menurut dia, penggunaan pakaian sopan saat berkendara di jalan raya bukan hanya berkaitan dengan etika sosial, tetapi juga menyangkut keselamatan dan citra pariwisata daerah.

“Kami mengedepankan edukasi secara persuasif. Wisatawan domestik maupun mancanegara diharapkan dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan sosial masyarakat setempat demi menjaga harmoni di destinasi wisata,” lanjutnya.

Setelah diberikan penjelasan, wisatawan asing tersebut menerima teguran petugas dengan baik. Ia kemudian mengenakan kembali bajunya sebelum melanjutkan perjalanan.

 

Baca Juga: Penimbunan BBM Subsidi di Kupang Terbongkar, Polisi Selidiki Pemilik Gudang



Melalui penerjemah, wisatawan itu menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat dan mengapresiasi cara polisi memberikan teguran secara santun.

“Saya meminta maaf karena berkendara tanpa mengenakan baju akibat cuaca panas. Saya memahami kesalahan tersebut dan berterima kasih atas teguran yang diberikan dengan ramah,” katanya.

Polres Manggarai Barat berharap peristiwa itu menjadi pengingat bagi wisatawan agar tetap menghormati budaya lokal selama berkunjung ke Labuan Bajo, sehingga perkembangan sektor pariwisata berjalan seiring dengan penghormatan terhadap norma sosial masyarakat.

Editor: Florianus Harson

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X