Sekda Flores Timur Ingatkan PNS Baru, Satu Orang Dicoret dari Prosesi Sumpah

Photo Author
Bernad Nara Gere, Reportase NTT
- Selasa, 5 Mei 2026 | 07:48 WIB
Prosesi pengambilan sumpah 144 CPNS menjadi PNS di Aula Setda Flores Timur, dipimpin Sekda Petrus Pedo Maran dengan penekanan disiplin dan integritas ASN. (Foto Prokompim Flores Timur)
Prosesi pengambilan sumpah 144 CPNS menjadi PNS di Aula Setda Flores Timur, dipimpin Sekda Petrus Pedo Maran dengan penekanan disiplin dan integritas ASN. (Foto Prokompim Flores Timur)

REPORTASENTT.COM, LARANTUKA- Pemerintah Kabupaten Flores Timur menggelar pengambilan sumpah 144 CPNS menjadi PNS di Aula Setda, Senin (04/05/2026). Prosesi berlangsung dengan penegasan disiplin, termasuk pembatalan satu peserta oleh Sekda.

Sekretaris Daerah Petrus Pedo Maran mengambil sumpah sekaligus memberikan peringatan keras kepada peserta.

Ia menyampaikan satu peserta tidak diikutsertakan dalam prosesi karena alasan kedisiplinan.

 

Baca Juga: Prabowo Ambil Langkah Cepat, Harga Pupuk Subsidi Turun 20 Persen di Tengah Lonjakan Global



“Saya tidak main-main. Hari ini saya batalkan satu orang tidak mengikuti sumpah. Syukuri momentum ini dengan bekerja, memberikan sesuatu untuk teman kerja, keluarga atau melalui doa di rumah ibadah masing-masing,” kata Petrus Pedo Maran, dilansir fanpage Prokompim Flores Timur.

Ia juga menyampaikan apresiasi dari Bupati dan Wakil Bupati atas capaian para pegawai yang telah melewati proses panjang hingga diangkat menjadi PNS.

Dalam arahannya, Sekda menekankan agar para PNS baru tidak merayakan kelulusan secara berlebihan.

 

Baca Juga: Koperasi Merah Putih Disiapkan Jadi Offtaker Hasil Panen, Harga Petani Lebih Terjamin

 

Ia menyoroti potensi perilaku yang melanggar norma, seperti konsumsi minuman keras hingga mabuk dan aksi kebut-kebutan di jalan raya.

Menurutnya, status PNS mencerminkan kepercayaan negara yang harus dijawab melalui integritas dan dedikasi.

Ia menilai generasi PNS baru memiliki keunggulan dalam penguasaan teknologi informasi yang perlu dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.

 

Baca Juga: Diduga Aniaya Warga di Soe, Pria di TTS Diamankan Polisi Usai Laporan Masuk ke Call Center 110

Para pegawai juga didorong mengembangkan kapasitas secara mandiri tanpa bergantung sepenuhnya pada pelatihan formal.

Kemampuan belajar otodidak dinilai penting dalam menghadapi dinamika kerja dan perkembangan global.

Di akhir kegiatan, Sekda merinci pedoman kerja bagi ASN, meliputi menjaga integritas, meningkatkan profesionalisme, serta membangun loyalitas berbasis etika dan aturan.

 

Halaman:

Editor: Yuga Yuliana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X