ICCN Jakarta dan UNESA Jajaki Kolaborasi Penguatan SDM Industri Kreatif Nasional

Photo Author
Yuga Yuliana, Reportase NTT
- Minggu, 3 Mei 2026 | 20:42 WIB
Perwakilan ICCN Jakarta dan Fakultas Vokasi UNESA berfoto bersama usai audiensi di Jakarta Selatan, membahas kolaborasi penguatan SDM kreatif nasional. (Foto/ Ist)
Perwakilan ICCN Jakarta dan Fakultas Vokasi UNESA berfoto bersama usai audiensi di Jakarta Selatan, membahas kolaborasi penguatan SDM kreatif nasional. (Foto/ Ist)

REPORTASENTT.COM, JAKARTA- Tim Koordinator Daerah Khusus Jakarta Indonesia Creative Cities Network atau ICCN bersama Fakultas Vokasi Universitas Negeri Surabaya menggelar audiensi dalam lunch meeting di Jakarta Selatan, 28 April 2026.

Pertemuan tersebut membahas peluang kolaborasi penguatan sumber daya manusia industri kreatif nasional pada tingkat akademik dan jejaring komunitas.

Koordinator Daerah Khusus Jakarta ICCN, Muhamad Furqon, menjelaskan agenda utama pertemuan berfokus pada pengenalan Program S2 Terapan Industri Kreatif UNESA serta penjajakan kerja sama lintas sektor.

 

Baca Juga: Kronologi KA Argo Bromo Tabrak Mobil Rombongan Haji di Grobogan, Empat Orang Tewas



“Kami ingin melihat peluang sinergi untuk memperkuat kapasitas SDM industri kreatif. UNESA memiliki basis akademik yang kuat, sedangkan ICCN memiliki jejaring kota dan pelaku kreatif di berbagai daerah,” kata Furqon.

Dalam pembahasan tersebut, kedua pihak menyoroti sejumlah peluang kerja sama, antara lain sosialisasi Program S2 Terapan Industri Kreatif UNESA kepada jaringan ICCN di tingkat nasional dan daerah.

Selain itu, dibahas pula riset bersama, penyusunan studi kasus berbasis kota kreatif, serta pelatihan peningkatan kapasitas bagi komunitas dan pelaku UMKM kreatif.

 

Baca Juga: KPK: Jangan Ada Intervensi Pengadaan Barang dan Jasa Lewat Usulan Pokir DPRD



ICCN juga membuka peluang pemanfaatan jejaring organisasinya sebagai lokasi studi lapangan, mitra implementasi program, hingga dukungan pengembangan kegiatan akademik.

Di sisi lain, UNESA dipandang dapat menjadi mitra strategis dalam pengembangan riset terapan serta peningkatan kompetensi pelaku ekonomi kreatif.

Sebagai tindak lanjut, kedua lembaga akan mengeksplorasi kerja sama lanjutan melalui nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU).

 

Baca Juga: Audiensi Sengketa Lahan Neleblolon, Bupati Flotim Minta Warga Tempuh Jalur Adat dan Damai

Selain itu, direncanakan program percontohan berupa pelatihan kapasitas dan riset kolaboratif.

Sinergi antara perguruan tinggi dan komunitas kreatif dinilai penting untuk memperkuat ekosistem industri kreatif nasional, sekaligus memperluas akses pengembangan talenta di berbagai daerah.

Editor: Yuga Yuliana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X