REPORTASENTT.COM, JAKARTA,– Promedia Group mengajak Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia (Bakom RI) memperkuat sinergi komunikasi publik melalui pemberdayaan media lokal.
Dalam audiensi di Kantor Bakom RI, Jalan Veteran, Jakarta, Selasa (30/6/2026), media lokal dinilai memiliki posisi strategis dalam menyebarluaskan informasi kebijakan pemerintah hingga ke berbagai daerah.
Audiensi dipimpin CEO Promedia Group Agus Sulistriyono bersama Komisaris Promedia Group Dadang Hermawan, Direktur Marketing Promedia Group Bimo Haryanto, Ketua Umum Jaringan Pemimpin Redaksi (JPP) Sunardi Panjaitan, serta Sekretaris Jenderal JPP Hadi Suprapto.
Rombongan diterima Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI Muhammad Qodari yang didampingi Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Kurnia Ramadhana, Deputi Bidang Pembinaan Komunikasi Pemerintah Ulta Levenia, serta perwakilan Deputi Bidang Strategi dan Sistem Komunikasi Ruth Anjani.
Dalam pertemuan tersebut, Muhammad Qodari memaparkan tugas Bakom RI sebagai lembaga yang bertanggung jawab membangun komunikasi publik pemerintah sekaligus menyosialisasikan berbagai kebijakan strategis dan program prioritas Presiden Prabowo Subianto kepada masyarakat.
"Selamat datang di Sekretariat Bakom. Salah satu tugas Bakom turut aktif menjelaskan dan menyosialisasikan berbagai program serta kebijakan strategis Presiden Prabowo Subianto kepada masyarakat," kata Muhammad Qodari.
Sementara itu, CEO Promedia Group Agus Sulistriyono memperkenalkan ekosistem Promedia yang berkembang melalui kemitraan dengan jaringan media lokal di berbagai daerah. Menurutnya, media lokal memiliki kedekatan dengan masyarakat sehingga mampu menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara pemerintah dan publik.
Agus berharap Bakom RI dapat memberikan perhatian lebih besar kepada media lokal yang jumlahnya mencapai puluhan ribu di Indonesia karena memiliki peran penting dalam penyebarluasan informasi program-program pemerintah.
"Media lokal memiliki kedekatan dengan masyarakat di daerah. Karena itu, kami berharap Bakom RI juga memberikan perhatian kepada media-media lokal yang jumlahnya mencapai puluhan ribu sebagai bagian dari ekosistem komunikasi publik nasional," kata Agus Sulistriyono.
Ia juga menjelaskan Promedia Group terus memperkuat kolaborasi dengan para pemimpin redaksi melalui Jaringan Pemimpin Redaksi (JPP), sekaligus mengembangkan distribusi konten digital di berbagai platform.
Menurut Agus, kekuatan media lokal kini tidak hanya bertumpu pada platform website, tetapi juga berkembang pesat melalui media sosial dengan jangkauan audiens yang sangat besar.
"Voice media-media lokal, baik melalui website maupun media sosial, sangat besar. Di Promedia Group sendiri, post views di platform TikTok telah menembus 2,5 miliar tayangan setiap bulan. Potensi ini dapat menjadi kekuatan bersama untuk menyampaikan informasi yang akurat, memperkuat literasi publik, serta menjembatani komunikasi antara pemerintah dan masyarakat hingga ke daerah," kata Agus.
Artikel Terkait
Brimob Polda NTT Perkuat Pengamanan, Gelora Samador Steril Sambut NTT Youth Day III 2026
Gara- gara Status WhatsApp, Guru dan Pelajar di Kupang Berdamai Lewat Mediasi Polisi
Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Polres Flores Timur Amankan Empat Kantor Bank di Larantuka dan Waiwerang
Hotman Paris Bongkar Alasan Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun, Singgung Audit BPKP yang Tak Dipakai Hakim
Harga BBM Nonsubsidi Turun Mulai 1 Juli 2026, Pertamax Tetap Rp16.250 per Liter Meski Minyak Dunia Melemah