pendidikan

Belajar di Tenda Darurat, Ujian di Sekolah Pinjaman: Nasib Siswa SMKN 1 Wulanggitang

Selasa, 8 April 2025 | 12:09 WIB
Background foto kondisi sekolah dan siswa SMKN 1 Wulanggitang saat melaksanakan proses belajar di tenda darurat. (Foto istimewa/ desain by Tim Reportase NTT)

 

REPORTASENTT.COM, LARANTUKA- Ada yang tak biasa dalam pelaksanaan ujian akhir bagi siswa-siswi SMKN 1 Wulanggitang tahun ini.

Alih-alih menggelar ujian di sekolah sendiri, mereka justru menempuhnya di SMA Negeri 1 Lewolaga. Apa sebenarnya yang terjadi?

Menurut Kepala SMKN 1 Wulanggitang, Yakobus Milan Dawan, keputusan ini diambil bukan tanpa alasan.

 Baca Juga: Wapres Gibran Kunjungi Ruang Operation Room PELNI, Terungkap Teknologi Canggih di Balik Layanan Mudik Lebaran 2025

Dalam wawancara bersama Reportase NTT pada Selasa (8/4/2025), Milan mengungkapkan bahwa gedung sekolah mereka sudah tak layak pakai setelah terdampak erupsi Gunung Lewotobi laki-laki.

"Sudah hampir enam bulan kami menjalankan proses belajar mengajar di tenda darurat di Konga. Belajar di bawah tenda dengan kondisi cuaca yang tidak menentu tentu sangat tidak ideal, apalagi untuk menghadapi ujian," ujarnya.

Milan menambahkan, selama ini pihak sekolah telah berulang kali berkoordinasi dengan pemerintah daerah maupun pusat.

 Baca Juga: Tiba- tiba di Jepang Saat Lebaran, Bupati Indramayu Disindir Keras Gubernur!

Namun, ketidakjelasan status zona bencana membuat proses rehabilitasi sekolah mandek.

“Kalau sekolah kami masuk zona rawan bencana, seharusnya direlokasi. Kalau tidak, ya direnovasi. Tapi sampai sekarang tidak ada kejelasan,” keluhnya.

Kondisi di pengungsian pun dinilai jauh dari kata layak.

 Baca Juga: Penyidik Polres Flores Timur Dinilai Lamban, Kasus Penggelapan Motor Tak Jelas Arahnya

Hujan deras kerap membuat air mengalir di bawah tenda, mengganggu konsentrasi belajar siswa.

Halaman:

Tags

Terkini