Sambut Hardiknas, Siswa dan Guru SD Inpres Boru Gelar Aksi Bersih Lingkungan

Photo Author
Yuga Yuliana, Reportase NTT
- Rabu, 29 April 2026 | 11:10 WIB
Siswa dan guru SD Inpres Boru saat mengikuti kegiatan bakti sosial membersihkan lingkungan di Dusun Klobong, Flores Timur, Rabu (29/4/2026). (Foto/ Ist)
Siswa dan guru SD Inpres Boru saat mengikuti kegiatan bakti sosial membersihkan lingkungan di Dusun Klobong, Flores Timur, Rabu (29/4/2026). (Foto/ Ist)

REPORTASENTT.COM, LARANTUKA- Menyambut Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), siswa SD Inpres Boru menggelar kegiatan bakti sosial dengan membersihkan lingkungan di Dusun Klobong, Desa Boru, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, Rabu (29/4/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan dengan memungut sampah di sepanjang kawasan permukiman warga dan sejumlah titik lingkungan dusun. Para siswa tampak antusias mengikuti aksi bersih-bersih sejak pagi.

Dengan berjalan kaki dari sekolah menuju lokasi kegiatan, para murid membawa peralatan sederhana untuk membersihkan sampah yang berserakan.

 

Baca Juga: Detik- detik Tabrakan KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi Timur, Penumpang Ceritakan Kronologi Mencekam

 

Mereka terlihat kompak bekerja sama menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

Kepala SD Inpres Boru, Emanuel Ola Sanga, mengatakan kegiatan tersebut merupakan rangkaian menyongsong Hardiknas yang dimulai sejak hari ini.

“Pagi tadi diawali dengan apel pembukaan dan jalan pagi sambil memungut sampah. Setelah itu dilanjutkan lomba cerdas cermat untuk kelas 1, 2, dan 3,” ujarnya kepada Reportase NTT.

 

Baca Juga: GMNI Sikka Desak Kejari Tuntaskan Dugaan Korupsi Perumda Wair Pu’an, Kredibilitas Penegakan Hukum Dipertanyakan

Ia menjelaskan, pada Kamis (30/4/2026) akan digelar lomba cerdas cermat bagi siswa kelas 4, 5, dan 6, serta lomba menulis puisi.

Sementara pada hari berikutnya, siswa dijadwalkan mengikuti lomba menulis karangan pendek bertema Hari Kartini dan Hardiknas.

Puncak kegiatan akan dilaksanakan pada 2 Mei 2026 melalui apel Hardiknas dan kegiatan hiburan bersama siswa.

 

Baca Juga: Solar Subsidi Diselewengkan, Polda NTT Selidiki Oknum Polisi; Dua Anggota Polres Manggarai Timur Dinonaktifkan

Menurut Emanuel, seluruh rangkaian kegiatan bertujuan menjaga semangat anak-anak agar tetap riang gembira meski berada dalam situasi bencana akibat dampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki.

“Harapannya anak-anak selalu riang gembira walau dalam kondisi bencana. Kami juga ingin menanamkan rasa cinta terhadap lingkungan sekitar serta melatih mereka berkompetisi melalui kegiatan cerdas cermat antar kelas,” katanya.

Editor: Natanael Kwintalis Helan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X