REPORTASENTT.COM, KUPANG- Potret ketimpangan fasilitas pendidikan kembali beredar di media sosial dan menarik perhatian publik.
Kali ini, sorotan tertuju pada sebuah sekolah dasar di wilayah terpencil Nusa Tenggara Timur.
Sebuah video berdurasi 54 detik yang diunggah akun Instagram @fnrbtwyh memperlihatkan aktivitas belajar mengajar di SD Negeri Leomanu, Desa Nunuanah, Kecamatan Amfoang Timur, Kabupaten Kupang, ketika hujan deras turun.
Dalam rekaman tersebut, siswa mengikuti pelajaran di area terbuka yang hanya beratapkan anyaman kayu.
Ruang belajar tanpa dinding dan lantai semen itu membuat air hujan langsung mengalir ke area tempat anak-anak duduk belajar.
Air tampak merembes dari tanah bercampur pasir, menggenang di sekitar bangku dan kaki siswa.
Pemilik akun menuliskan pengalamannya saat mengajar di kondisi tersebut, seraya menunjukkan genangan yang kian meluas seiring hujan.
Melalui kolom komentar, relawan pengajar itu membagikan respons beragam dari para siswa.
Sebagian terlihat kebingungan, sementara lainnya justru bermain air di tengah kelas yang berubah menyerupai aliran sungai kecil.
Baca Juga: Warga Ngampang Mas Soroti Mutu Proyek Jalan Rp1,2 Miliar di Borong
Artikel Terkait
Tak Terlihat Sejak Beberapa Hari, Penjual Ikan di Bakunase Ditemukan Meninggal Dunia
Gunakan Acuan KUHP Baru, Polisi Limpahkan Kasus Pencabulan Anak ke Kejari Kupang
Warga Ngampang Mas Soroti Mutu Proyek Jalan Rp1,2 Miliar di Borong
Video Perjalanan Tiga Guru SMP di Padang Pariaman Viral, Lewati Sawah hingga Bukit Demi Menyambangi Siswa yang Tak Kunjung Masuk Sekolah
Tangkap dan Pukul Maling di Tokonya, Pemilik Usaha di Deli Serdang Jadi Tersangka, Polda Sumut Rilis Poster DPO