Unggahan ini juga membuka cerita mengenai kondisi sekolah secara keseluruhan. SD Negeri Leomanu memiliki 71 siswa dan berjarak sekitar 10 jam perjalanan dari Kota Kupang.
Akses menuju sekolah mengharuskan menyeberangi sungai tanpa jembatan, sehingga kawasan tersebut kerap terisolasi saat musim hujan.
Video tersebut telah ditonton lebih dari 50 ribu kali dan memantik beragam tanggapan warganet.
Baca Juga: Tembaga Raib dari Tower PLN, Polisi Bongkar Aksi Pencurian Berulang Sejak 2025
Sejumlah komentar menyampaikan dukungan kepada guru dan siswa, sekaligus harapan adanya perhatian terhadap sekolah-sekolah di wilayah terpencil.
Kondisi ruang belajar yang tergenang air setiap hujan turun menjadi gambaran nyata keterbatasan fasilitas pendidikan di pelosok, seperti yang dialami siswa dan guru SD Negeri Leomanu hingga kini.
Artikel Terkait
Tak Terlihat Sejak Beberapa Hari, Penjual Ikan di Bakunase Ditemukan Meninggal Dunia
Gunakan Acuan KUHP Baru, Polisi Limpahkan Kasus Pencabulan Anak ke Kejari Kupang
Warga Ngampang Mas Soroti Mutu Proyek Jalan Rp1,2 Miliar di Borong
Video Perjalanan Tiga Guru SMP di Padang Pariaman Viral, Lewati Sawah hingga Bukit Demi Menyambangi Siswa yang Tak Kunjung Masuk Sekolah
Tangkap dan Pukul Maling di Tokonya, Pemilik Usaha di Deli Serdang Jadi Tersangka, Polda Sumut Rilis Poster DPO