Baca Juga: Viral Tinggal di Gubuk Reyot, Siswi Berprestasi di Manggarai Timur Dapat Perhatian Kapolres
Pusat koordinasi respons kemanusiaan berada di Kantor JPIC OFM Indonesia di Jakarta. Dari pusat koordinasi tersebut, bantuan dihimpun dan disalurkan untuk mendukung kebutuhan warga di lapangan.
Penggalangan dana darurat hingga 16 Agustus 2026 pukul 19.05 WIB mencapai Rp372.172.632. Dari jumlah tersebut, Rp65 juta telah disalurkan untuk mendukung tiga posko lapangan.
Dana tersebut terdiri atas Rp25 juta untuk Posko Aeramo di Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, Rp25 juta untuk Posko Kurubhoko di Kecamatan Wolomeze, Kabupaten Ngada, dan Rp15 juta untuk Posko Karot di Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai.
Baca Juga: Gempa M7, 7 Guncang Flores, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami untuk Sejumlah Wilayah
Kebutuhan mendesak di lapangan saat ini meliputi air bersih dan makanan, tenda pengungsian, layanan medis, penerangan dan genset, pembukaan akses menuju wilayah terisolasi, serta pendampingan psikososial dan rohani bagi warga terdampak.
Respons lima posko tersebut menjadi bagian dari upaya jaringan Fransiskan dan JPIC OFM Indonesia untuk menjangkau kebutuhan dasar warga di sejumlah wilayah Flores yang terdampak gempa M 7,7. (Yos Syukur/**)