PELNI juga memastikan aspek keselamatan tetap menjadi prioritas utama melalui inspeksi armada secara rutin dan pelatihan awak kapal sesuai standar nasional maupun internasional.
Sementara itu, Kepala Cabang PELNI Larantuka Yulianto menyampaikan operasional angkutan Nataru di wilayahnya berlangsung aman dan lancar meski terdapat penyesuaian jumlah penumpang.
Baca Juga: Indonesia Timur Terjepit Tiket Mahal, DPR Minta Akses Udara Lebih Berkeadilan
“Kami mendukung penuh kebijakan perusahaan selama Nataru 2025/2026. Penurunan jumlah penumpang tidak mengurangi komitmen pelayanan, terutama keselamatan, ketepatan waktu, dan kenyamanan,” kata Yulianto.
Ia menambahkan, koordinasi dengan otoritas pelabuhan, TNI, Polri, serta instansi terkait berjalan baik sehingga proses embarkasi dan debarkasi penumpang menuju berbagai tujuan pelabuhan dapat berlangsung kondusif.