Penyidik menduga sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dibangun untuk mendukung pelaksanaan program MBG memiliki keterkaitan dengan yayasan yang terafiliasi dengan para tersangka.
Dugaan penyimpangan tersebut disebut menghasilkan aliran dana insentif operasional bernilai miliaran rupiah per hari hingga mencapai triliunan rupiah dalam setahun yang mengalir ke yayasan yang terhubung dengan eks pimpinan BGN.
Perkara itu kini masih dalam tahap penyidikan oleh Kejaksaan Agung.
Artikel Terkait
DPR Bahas Sinergi Fiskal dan Moneter, Istana Bantah Isu Pergantian Gubernur BI dan Menkeu
Siswi SD di Sragen Tewas Dibunuh Saat Rumah Kosong, Polisi Buru Pelaku Perampokan Sadis
Viral Tangis Syailendra di GBK, Bocah Asal Manado Wujudkan Mimpi Jadi Player Escort Timnas Indonesia
WNI Tewas Ditusuk Sesama Warga Indonesia di Jepang, Polisi Dalami Motif Pembunuhan
Purbaya Tertawa Tanggapi Kabar Mundur dari Jabatan Menkeu: Saya Malah Maju