KemenHAM Kecam Pengeroyokan Terduga Pencuri Ayam di Bali, Desak Proses Hukum Transparan

Photo Author
Natanael Kwintalis Helan, Reportase NTT
- Minggu, 26 Juli 2026 | 17:34 WIB
Kondisi sepeda motor korban usai dibakar massa dan suasana duka keluarga saat anak korban menangis menyusul tewasnya KD di Tabanan, Bali. (Foto/ Instagram/putu_sugix_)
Kondisi sepeda motor korban usai dibakar massa dan suasana duka keluarga saat anak korban menangis menyusul tewasnya KD di Tabanan, Bali. (Foto/ Instagram/putu_sugix_)

Baca Juga: Seorang Pria Lansia Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Oebufu kota Kupang , Polisi Selidiki Penyebab Kematian



KemenHAM mengingatkan masyarakat agar tidak menyelesaikan persoalan melalui aksi main hakim sendiri. Setiap dugaan tindak pidana harus diserahkan kepada aparat penegak hukum sesuai mekanisme yang berlaku.

Sementara itu, hasil penyelidikan awal kepolisian mengungkap warga melakukan pengeroyokan setelah memergoki KD diduga hendak mencuri ayam aduan sekitar pukul 01.30 Wita.

Dalam insiden tersebut, sepeda motor milik korban juga dibakar.

 

Baca Juga: Dua Buronan Kasus Pengeroyokan di Malaka Ditangkap saat Bersembunyi di Belu

Polisi menyebut aksi massa dipicu keresahan warga akibat hilangnya hewan ternak, terutama ayam aduan, dalam beberapa waktu terakhir.

Meski demikian, aparat tetap memproses dua perkara secara bersamaan, yakni dugaan pencurian ayam dan pengeroyokan yang menyebabkan korban meninggal dunia.***

Halaman:

Editor: Natanael Kwintalis Helan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X