Hujan Iringi Kedatangan Uskup Yohanes Hans Monteiro, Tanda Rahmat dan Kesejukan bagi Keuskupan Larantuka

Photo Author
Paulina Labina, Reportase NTT
- Selasa, 3 Februari 2026 | 21:43 WIB
Uskup Yohanes Hans Monteiro tiba di Rumah Keuskupan Larantuka disambut Administrator Apostolik Mgr Fransiskus Kopong Kung, Selasa (3/2/2026), usai pawai keliling kota Larantuka. (Foto/ist)
Uskup Yohanes Hans Monteiro tiba di Rumah Keuskupan Larantuka disambut Administrator Apostolik Mgr Fransiskus Kopong Kung, Selasa (3/2/2026), usai pawai keliling kota Larantuka. (Foto/ist)

 

 

REPORTASENTT.COM, LARANTUKA- Hujan mengiringi kedatangan Uskup baru Keuskupan Larantuka, Mgr Yohanes Hans Monteiro, saat tiba di rumah keuskupan pada Selasa (3/2/2026) sore. Kehadiran hujan dimaknai sebagai simbol kesejukan dan rahmat bagi perjalanan pelayanan gembala baru Keuskupan Larantuka.



Setelah mengikuti pawai keliling Kota Larantuka, Uskup Yohanes Hans Monteiro tiba di rumah kediaman uskup dan disambut secara resmi oleh Administrator Apostolik Keuskupan Larantuka, Mgr Fransiskus Kopong Kung.

 

Penyambutan berlangsung di Rumah Keuskupan Larantuka, disaksikan para imam, biarawan-biarawati, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta perwakilan pemerintah daerah.

 

Baca Juga: Kuasa Hukum Nilai Skorsing Tanpa Upah di RS Bukit Lewoleba Melawan Hukum, Yayasan Terancam Digugat



Mgr Fransiskus Kopong Kung menyampaikan sukacita seluruh umat atas kedatangan Uskup Yohanes Hans Monteiro.

 

Ia menyebut rumah keuskupan bukanlah tempat yang asing bagi uskup baru tersebut.

“Ini rumah kediaman Bapak Uskup, rumah kita bersama. Rumah ini sudah sering Bapak Uskup kunjungi. Kita pernah duduk bersama di meja makan, menikmati hidangan dan persaudaraan, berbagi cerita dan canda. Itulah wajah komunitas,” kata Mgr Fransiskus.

 

Baca Juga: Tinjau Dua SPPG di Manggarai Timur, Ketua Satgas MBG Ingatkan Ketatnya SOP



Ia juga mengungkapkan rasa syukur atas tibanya Uskup Yohanes Hans Monteiro secara resmi sebagai pemimpin Keuskupan Larantuka, setelah menempuh perjalanan panjang sejak Ritapiret.

Halaman:

Editor: Yuga Yuliana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X