Tak hanya menebar harapan, Kapolres juga memberikan pesan keras terhadap segala bentuk pelanggaran etik dan disiplin di internal institusi.
Baca Juga: Tirai Tertutup Sidang Eks Kapolres Ngada, Kasus Seksual dan Jejak Elektronik dari Australia
“Berbuat baik untuk diri sendiri, institusi, dan NKRI. Jabatan adalah amanah," ucapnya.
Ia menyerukan seluruh anggota agar menjauhi praktek yang mencoreng citra kepolisian, serta senantiasa menjunjung tinggi profesionalisme dan loyalitas terhadap bangsa.
Deretan Tamu Kehormatan Hadir
Upacara turut dihadiri oleh jajaran pejabat Forkopimda, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, serta masyarakat umum. Bertindak sebagai Komandan Upacara, Kapolsek Adonara Timur IPTU Jefri Apmalo, S.H., dan sebagai Perwira Upacara, AKP Ridwan, S.H. yang menambah kekhidmatan prosesi.
Baca Juga: Nyaris Ricuh Gegara Miras! Bhabinkamtibmas Jadi Penengah Dua Warga Bertikai di Kupang
Harapan untuk Polri ke Depan
Dengan semangat Bhayangkara ke-79, Kapolres Adhitya berharap institusinya dapat terus bertransformasi menjadi Polri yang presisi, prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan.
“Polri bukan untuk ditakuti, tapi untuk menenangkan hati rakyat,” pungkasnya.
Dirgahayu Polri ke-79!
Semoga semangat pengabdian terus tumbuh, dan Polri tetap menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan, keadilan, serta harmoni sosial di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, dan seluruh Indonesia.