Kecelakaan kapal wisata KM Putri Sakinah terjadi pada Jumat malam (26/12/2025). Kapal yang mengangkut 11 orang, terdiri dari wisatawan warga negara Spanyol, awak kapal, dan pemandu wisata, dilaporkan terbalik akibat cuaca buruk dan gelombang tinggi di perairan Pulau Padar.
Dalam peristiwa tersebut, istri Fernando Martín dan satu anak lainnya berhasil diselamatkan bersama beberapa awak kapal dan pemandu wisata.
Baca Juga: Satpol PP Flores Timur Kawal Pengamanan Malam Natal 2025 di Kota Larantuka
Namun hingga kini, Fernando Martín dan tiga anaknya, Martin Garcia Mateo, Martinez Ortuno Maria Lia, dan Martinez Ortuno Enriquejavier, masih dinyatakan hilang dan dalam pencarian tim SAR gabungan.
Memasuki hari ketiga pencarian, Sabtu (28/12/2025), Tim SAR Gabungan kembali melakukan penyisiran intensif di perairan Pulau Padar. Hingga pukul 17.00 Wita, pencarian belum membuahkan hasil. Namun, tim menemukan satu pelampung (life jacket) yang diduga milik KM Putri Sakinah.
“Pelampung ditemukan sekitar pukul 09.30 Wita pada koordinat 8°38.423'S – 119°37.843'E, berjarak sekitar 1,61 nautical mile dari lokasi kejadian,” demikian dijelaskan Kepala Kantor SAR Maumere, Fathur Rahman, selaku SAR Mission Coordinator.
Pencarian dilakukan dengan metode penyisiran laut di perairan Pulau Padar bagian utara dan diperluas ke arah selatan.
Tim rescuer juga melakukan snorkeling dan penyelaman bersama Perkumpulan Penyelam Profesional Komodo (P3KOM).
Artikel Terkait
UMP NTT 2026 Resmi Ditetapkan, Segini Besaran Gaji Minimum Mulai 1 Januari
Kuota Diskon Tiket Kapal PELNI Tersisa 32 Persen, Dukung Mobilitas Natal dan Tahun Baru 2026
Persebata Lembata di Ujung Tanduk Liga Nusantara: Bermain dengan Hati, Natal Tanpa Gaji dan Makanan
Kapal Wisata Tenggelam di Perairan Pulau Padar, 4 WNA Spanyol Masih Dicari Tim SAR
Totalitas Ronal Sambi, Air Mata Mengalir Usai Cetak Gol untuk Persebata