Pelatih Valencia CF Femenino B Hilang di Labuan Bajo, Real Madrid Sampaikan Belasungkawa

Photo Author
Yuga Yuliana, Reportase NTT
- Minggu, 28 Desember 2025 | 21:22 WIB
Tim SAR Gabungan melakukan pencarian korban kecelakaan kapal wisata di perairan Pulau Padar, Taman Nasional Komodo, Manggarai Barat, NTT, selama cuaca buruk ekstrem. (Foto/Dok.SAR)
Tim SAR Gabungan melakukan pencarian korban kecelakaan kapal wisata di perairan Pulau Padar, Taman Nasional Komodo, Manggarai Barat, NTT, selama cuaca buruk ekstrem. (Foto/Dok.SAR)



Kecelakaan kapal wisata KM Putri Sakinah terjadi pada Jumat malam (26/12/2025). Kapal yang mengangkut 11 orang, terdiri dari wisatawan warga negara Spanyol, awak kapal, dan pemandu wisata, dilaporkan terbalik akibat cuaca buruk dan gelombang tinggi di perairan Pulau Padar.



Dalam peristiwa tersebut, istri Fernando Martín dan satu anak lainnya berhasil diselamatkan bersama beberapa awak kapal dan pemandu wisata.

 

Baca Juga: Satpol PP Flores Timur Kawal Pengamanan Malam Natal 2025 di Kota Larantuka

 

Namun hingga kini, Fernando Martín dan tiga anaknya, Martin Garcia Mateo, Martinez Ortuno Maria Lia, dan Martinez Ortuno Enriquejavier, masih dinyatakan hilang dan dalam pencarian tim SAR gabungan.



Memasuki hari ketiga pencarian, Sabtu (28/12/2025), Tim SAR Gabungan kembali melakukan penyisiran intensif di perairan Pulau Padar. Hingga pukul 17.00 Wita, pencarian belum membuahkan hasil. Namun, tim menemukan satu pelampung (life jacket) yang diduga milik KM Putri Sakinah.



“Pelampung ditemukan sekitar pukul 09.30 Wita pada koordinat 8°38.423'S – 119°37.843'E, berjarak sekitar 1,61 nautical mile dari lokasi kejadian,” demikian dijelaskan Kepala Kantor SAR Maumere, Fathur Rahman, selaku SAR Mission Coordinator.

 

 

Baca Juga: Dari Keluarga Kudus hingga Para Gembala, Ini Inti Kotbah Natal Romo Don Kolin di Stasi Laka Tanjung Bunga



Pencarian dilakukan dengan metode penyisiran laut di perairan Pulau Padar bagian utara dan diperluas ke arah selatan.

 

Tim rescuer juga melakukan snorkeling dan penyelaman bersama Perkumpulan Penyelam Profesional Komodo (P3KOM).

 

Halaman:

Editor: Yuga Yuliana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X