Pada laga pembuka Grup B, mereka mengalahkan Persekota Kupang 2-0. Laga kedua kembali berakhir manis dengan kemenangan 2-1 atas Perseftim Flores Timur.
Hasil tersebut memastikan PSN Ngada lolos sebagai juara grup.
Baca Juga: Mahasiswi Kupang Nyaris Jadi Korban: Pelaku Masuk Lewat Jendela Kos Saat Dini Hari
Di perempat final, gol semata wayang dari Aldon Lalu membawa PSN Ngada menyingkirkan Persab Belu dengan skor 1-0.
Laga semifinal menghadapkan mereka dengan Bajak Laut FC, yang berakhir 1-1 di waktu normal sebelum PSN Ngada menang 4-3 dalam adu penalti. Ketahanan mental dalam tensi tinggi menjadi faktor penting menuju final.
Puncaknya adalah kemenangan 2-0 atas Persena Nagekeo di partai puncak. Kemenangan ini menegaskan bahwa konsistensi, pengalaman, dan taktikal cerdas masih menjadi ciri khas PSN Ngada dalam meraih hasil terbaik.
Baca Juga: Pacari Anak Korban, Perempuan di Kupang Nekat Gondol Emas Mertua: Tersangka Dilimpahkan ke Jaksa
ETMC 2025 menjadi penanda era baru setelah resmi menjadi bagian dari struktur kompetisi Liga 4 NTT. Meski format berubah, PSN Ngada tetap yang tertinggi.
Dua gelar beruntun pada 2023 dan 2025 memberi pesan jelas: PSN Ngada bukan hanya legenda, tetapi kekuatan dominan masa kini.
Derbi satu darah di Marilonga menegaskan satu hal: peta kekuatan sepak bola ETMC masih dipimpin oleh Sang Raja dari Ngada.