pendidikan

Yunani Kuno dan Awal Mula Demokrasi, Fakta yang Jarang Diketahui

Minggu, 13 Juli 2025 | 12:08 WIB
Salah satu keindahan di sudut kota Athena (Yunani). (Foto tangkapan layar YouTube TyoJB)

 

REPORTASENTT.COM- Kota Athena di Yunani Kuno dikenal luas sebagai pelopor sistem demokrasi yang menjadi tonggak penting dalam sejarah politik dunia.

Namun, tidak banyak yang tahu bahwa model demokrasi pertama ini memiliki berbagai keunikan dan batasan yang jarang diungkap.

Pada abad ke-6 hingga ke-5 SM, Athena memperkenalkan sistem yang kini disebut demokrasi langsung.

Baca Juga: Program Makan Bergizi Gratis Disalurkan di Sikka, Sasar Balita dan Ibu Hamil

Dalam sistem ini, warga secara langsung ikut menentukan keputusan politik tanpa perwakilan.

Namun, demokrasi Athena tidak lahir begitu saja.

Sebelum era tersebut, kota ini diperintah oleh tiran dan aristokrasi yang memonopoli kekuasaan.

Baca Juga: Kecelakaan Maut di Depan Pasar Alok Sikka, Satu Pengendara Tewas Usai Tabrakan

Reformasi besar pertama terjadi pada 594 SM ketika Solon, seorang negarawan Athena, melakukan serangkaian perubahan penting.

Ia menghapus perbudakan karena utang dan membagi warga berdasarkan kelas sosial sesuai kekayaan.

Solon juga memberikan hak politik kepada kelas menengah dan bawah, membuka pintu partisipasi yang lebih luas dibandingkan sebelumnya.


Baca Juga: Pemerintah Tak Bersikap, Mahasiswa Bergerak Bela Hak Masyarakat Adat Amanuban

Lebih dari satu abad kemudian, pada 508 SM, Cleisthenes melanjutkan reformasi dengan memperkenalkan pembagian wilayah Athena menjadi 10 distrik atau phyle.

Ia memperkuat peran ekklesia, majelis rakyat yang menjadi lembaga legislatif utama, sekaligus menciptakan sistem undian untuk memilih pejabat pemerintahan.

Langkah ini meningkatkan keterlibatan warga dalam proses politik dan mencegah dominasi kelompok tertentu.

Baca Juga: Ratusan Botol Miras Diselundupkan Lewat Kapal Laut, Polisi Bongkar Modus di Pelabuhan Tenau

Halaman:

Tags

Terkini