Narsumber berikut, Zaeni Boli shering best practise Giat Literasi dan saya sendiri, Maksimus Masan Kian, dipercayakan mengulas tentang potensi daerah dan kearifan lokal melalui tulisan.
Pada sore harinya usai menggelar talk show, Duta Baca Indonesia membersamai 20 penulis terpilih dalam sesi pelatihan menulis konten lokal Flores Timur.
Beberapa nama penulis yang populer diantaranya, Pion Rauloli, Bara Pati Raja, Ari Hanafi, Amber Kabelen, dan lain-lain.
Agenda Jumat 2 Agustus 2024, Duta Baca meninjau lokasi pembangunan Perpustakaan dan kearsipan Kabupaten Flores Timur, memberi imajinasi literasi di TK Maria Luigia Violotti, Inspirasi Literasi di SDI Supersemar, motivasi membaca dan menulis di SDK La Menais, asyiknya memggambar dan mewarnai di TK AL Mujahidin, berkunjung ke IKTL, SMK Hendricus Leven dan TBM Hutan 46 Waibalun hingga terakhir di SMA Swasta Ile Bura di Lewotobi.
Sementara agenda di Pulau Adonara, Sabtu 3 Agustus 2024, dimulai dari pagi di Pulau Meko dalam giat Festival Pulau Meko, Duta Baca berorasi di stand yang disiapkan PGRI Cabang Witihama menghadirkan guru dan siswa di Kecamatan Witihama dan sekitarnya.
Baca Juga: Beraksi di 50 Lokasi, Polisi Berhasil Ringkus 10 Pelaku Curanmor, Cara Kerja Mereka Terungkap!
Selanjutnya mengunjungi Pondok Baca Nuhun Puhun Honihama, menyinggahi Titik Nol Berpikir Honihama, Adonara, makan siang di Ladang Bayolewun.
Selanjutnya rombongan mengunjungi SDI Lamabayung di Kecamatan Ile Boleng, lalu ke SMPN Panca Marga dan finis giat hari itu di MTs Wewit Kecamatan Adonara Tengah.
Hari terkahir di Flores Timur, duta baca berada di Flores Timur, Minggu 4 Agustus 2024, pagi mengunjungi SMK Sura Dewa Larantuka, selanjutnya melakukan jelajah budaya mulai dari kunjungan ke Patung Herman Fernandez, kunjungan ke Rumah Raja Larantuka, Rumah Adat Waibalun, Makan Mgr. Gabriel Manek, minum kelapa muda di Pantai Susteran Lebao, belanja ole ole khas Flores Timur, kembali ke Hotel ASA hingga dihantar kembali ke Bandara Gewayan Tanah Larantuka.
Baca Juga: Kembalikan Rekom Ketimbang Cuma P2, Prinsip Tegas Gus Makki di Pilbup Banyuwangi 2024
Perjalanan yang cukup panjang memercikan semangat literasi, menebarkan cinta pada aksara dan pengetahuan. Semoga kegiatan ini menjadi awal yang cerah bagi generasi muda Flores Timur untuk terus belajar, bermimpi, dan menulis masa depan yang gemilang.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Marianus Nobo Waton, mengharapkan semoga kolaborasi dan saling berbagi inspirasi terus dipupuk.
"Saya sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Flores Timur mengharapkan semoga kolaborasi dan saling berbagi inspirasi terus dipupuk. Pada akhirnya, semoga Safari Literasi ini membawa manfaat yang luas dan berkepanjangan bagi seluruh masyarakat di sini. Terima kasih telah hadir dan menjadi bagian dari perjalanan literasi kami," kata Marianus.