daerah

Ekonomi Flores Timur Tumbuh 4,98 Persen, Bupati Dorong Lompatan Produktivitas dan Pembukaan Lapangan Kerja

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:50 WIB
Anton Doni Dihen, Bakal Calon Bupati Flores Timur

 

Baca Juga: Warga Elar di Manggarai Timur Terjebak Keterbatasan Pascagempa, Bantuan dan Pemerintah Belum Tiba



Peningkatan kualitas manusia turut menjadi perhatian. Indeks Pembangunan Manusia Flores Timur naik dari 66,29 pada 2024 menjadi 70,61 pada 2025. Pemerintah daerah mengarahkan kenaikan tersebut agar tercermin dalam kualitas pendidikan, pelayanan kesehatan, dan kemampuan ekonomi keluarga.

Dari sisi fiskal, APBD 2026 mengalokasikan pendapatan sekitar Rp1,099 triliun dan belanja sekitar Rp1,170 triliun. Untuk 2027, pendapatan dan belanja daerah diproyeksikan masing-masing sekitar Rp1,225 triliun.

Pengelolaan anggaran diarahkan pada program yang menghasilkan manfaat langsung, terutama infrastruktur, pendidikan, kesehatan, air bersih, penguatan ekonomi masyarakat, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan pendapatan warga.

 

Baca Juga: Gempa Guncang Flores, Mentan Amran Kerahkan 5.386 Ton Beras untuk Empat Kabupaten



Pemerintah Kabupaten Flores Timur juga menjalankan 20 Program Unggulan Daerah dengan pendekatan kolaborasi dan inovasi.

Strategi pembangunan 2026 menggunakan pendekatan big push melalui fokus kewilayahan, inovasi model bisnis, pembiayaan, teknologi, serta penguatan penelitian dan pengembangan.

Rangkaian kebijakan tersebut diarahkan untuk menghasilkan lompatan produktivitas sekaligus memperbesar kapasitas ekonomi daerah.

 

Baca Juga: SAR Hari Kedua Gempa Flores Diperluas, Pencarian Sasar Tiga Kabupaten

Dengan pertumbuhan ekonomi yang mencapai 4,98 persen, pemerintah Flores Timur kini menghadapi pekerjaan utama untuk mengubah pertumbuhan tersebut menjadi produktivitas lebih tinggi dan pembukaan lapangan kerja yang lebih luas.

Halaman:

Tags

Terkini