ekonomi-bisnis

Dari Sampah Sachet ke Dinding Pabrik: Eksperimen Content creator Jerhemy Owen dan Jejak Bisnis Papan Daur Ulang

Senin, 16 Februari 2026 | 08:48 WIB
Jerhemy Owen memperlihatkan dinding pabrik mini yang dilapisi papan daur ulang plastik berbahan sampah sachet dengan tampilan bergelombang dan estetik.

 

 

REPORTASENTT.COM, JAKARTA- Content creator Jerhemy Owen membagikan eksperimennya mengolah sampah plastik menjadi material bangunan untuk pabrik mini miliknya.

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @jerhemynemo, pada 30 Januari 2026, ia memperlihatkan proses pelapisan dinding dan atap bangunan menggunakan papan berbahan dasar plastik daur ulang.

“Percaya tidak, sampah sachet ini bisa jadi bahan bangunan?” kata Jerhemy dalam video tersebut.

 

Baca Juga: Di-PHK di Bandung, Dipaksa Gugat ke Papua: Dodi Uji Pasal 81 UU PPHI ke Mahkamah Konstitusi



Ia menjelaskan, sebelumnya telah mencoba mengubah limbah sachet menjadi papan. Kini, papan tersebut dipasang sebagai tembok pabrik mini.

“Kalau kemarin aku sudah mengubah sampah sachet menjadi papan seperti ini, sekarang saatnya menjadikannya tembok,” tuturnya.

Dalam cuplikan video, tampilan dinding yang telah terpasang papan terlihat rapi dengan tekstur bergelombang.

 

Baca Juga: Serah Terima Dirut RSUP Ben Mboy Kupang, Ombudsman NTT Tekankan Evaluasi dan Reformasi Pelayanan

 

“Ini temboknya sudah dilapisi dengan papan dari sampah sachet, terlihat estetik dan murah,” katanya.

Sampah Sachet Jadi Bahan Bangunan

Jerhemy menyebut papan yang digunakan bermerek Alduro, produk atap modern berbahan plastik multilapis seperti PE, PP, PET, nylon, dan aluminium.

Material tersebut diproses menggunakan teknologi laminasi tanpa perekat berpelarut.

“Aku baru tahu, ternyata papan Alduro ini bisa tahan air dan kedap suara, tidak mudah karat dan bikin adem,” katanya.

 

Baca Juga: Hasil Survei Setahun Kepemimpinan, Tingkat Kepuasan Gubernur NTT Tembus 80,5 Persen

Ia juga melihat penggunaan papan daur ulang sebagai bagian dari upaya mengurangi limbah plastik.

Halaman:

Tags

Terkini