ekonomi-bisnis

WamenPANRB dan Wamenhub Apresiasi Kesiapan PELNI Layani Puncak Mudik Lebaran di KM Labobar

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:41 WIB
Petugas melakukan pemeriksaan tiket dan identitas penumpang sebelum proses boarding KM Labobar guna memastikan kelancaran dan keamanan perjalanan selama arus mudik Lebaran 2026. (Foto/Dok. Pelni)



Ia memaparkan aplikasi PELNI Mobile kini telah dilengkapi fitur check-in dan e-boarding pass, serta akan ditambah layanan refund dan transfer tiket.

Jumlah pengguna aplikasi meningkat dari 447.127 pada 2024 menjadi 531.485 pada 2025.

Di sisi lain, transaksi digital mengalami lonjakan dari 1.484 transaksi pada 2022 menjadi 679.906 transaksi pada 2025.

 

Baca Juga: MBG Molor hingga Malam, BGN Hentikan Operasional Dua Dapur Gizi di Sulsel

Peningkatan ini mencerminkan pergeseran masyarakat ke layanan berbasis digital.

Secara terpisah, Kepala PELNI Cabang Larantuka Yulianto menyampaikan pihaknya mengantisipasi kenaikan penumpang di wilayah Flores Timur dan Lembata selama mudik Lebaran.

“Pergerakan penumpang di wilayah Larantuka menunjukkan peningkatan, terutama pada rute perintis antarpulau,” katanya saat dihubungi.

 

Baca Juga: Bantah Isu Limbah Meluber, Kepala SPPG Ekasapta Pastikan IPAL Sesuai SOP

Ia menjelaskan kesiapan operasional dilakukan melalui penyesuaian jadwal kapal, peningkatan koordinasi dengan otoritas pelabuhan, serta penguatan layanan di titik keberangkatan dan kedatangan penumpang.

Pada puncak arus mudik 18 Maret 2026, jumlah penumpang kapal PELNI mencapai 28.078 orang, melampaui proyeksi awal 27.350 penumpang.

Total penumpang sejak 6 hingga 18 Maret tercatat 253.208 orang, sementara penjualan tiket periode 6 Maret–6 April 2026 telah mencapai 424.836 tiket atau 56,5 persen dari kapasitas tersedia.

Halaman:

Tags

Terkini