REPORTASENTT.COM, SOE,– Seorang pekerja bangunan ditemukan meninggal dunia di atas atap rumah yang sedang dibangun di Desa Mnelaanen, Kecamatan Amanuban Timur, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur, Senin, 3 Agustus 2026.
Polisi kini menelusuri rangkaian instalasi listrik di lokasi untuk memastikan penyebab kematian korban.
Peristiwa itu terjadi ketika korban bersama sejumlah rekannya mengerjakan pemasangan lisplang pada bangunan yang masih dalam tahap konstruksi di wilayah Taehue.
Baca Juga: Rakor Konflik Adonara Digelar, Gubernur NTT Minta Warga Tolak Provokasi
Dugaan sementara mengarah pada sengatan arus listrik saat korban berupaya memperbaiki terminal listrik yang mengalami gangguan.
Kapolres TTS AKBP Kristyan B. Martino mengatakan penyelidikan dilakukan segera setelah laporan diterima dari Polsek Amanuban Timur. Tim Satreskrim diterjunkan ke lokasi untuk menggelar olah tempat kejadian perkara, memeriksa saksi, dan mengamankan barang bukti.
“Begitu menerima informasi, anggota kami langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP, pemeriksaan saksi, serta pengamanan barang bukti yang berkaitan dengan peristiwa tersebut,” kata Kristyan.
Baca Juga: Qodari Sebut Pemerintah Terus Evaluasi Kinerja, Minta Survei Kepuasan Publik Lebih Rinci
Korban berinisial SK (31). Saat memperbaiki terminal listrik, ia diduga tidak mengetahui aliran listrik masih tersambung. Ketika memegang kabel pada terminal yang terbuka, korban diduga tersengat listrik dan terjatuh di atas atap bangunan.
Rekan-rekan korban kemudian memutus aliran listrik dan berupaya memberikan pertolongan. Korban sempat dibawa ke UPT Puskesmas Oe’ekam, namun hasil pemeriksaan medis menunjukkan nyawanya tidak dapat diselamatkan.
Dari hasil olah TKP, polisi menemukan kabel listrik sepanjang sekitar 30 meter, terminal listrik yang mengalami kerusakan, dan sejumlah peralatan kerja yang digunakan korban.
Baca Juga: Tuduhan Suanggi Picu Perselisihan Warga di Kupang, Polisi Tempuh Mediasi untuk Redam Konflik
Pemeriksaan tenaga kesehatan juga menemukan luka melepuh pada jempol tangan kiri yang diduga menjadi titik masuk arus listrik, serta beberapa luka lecet pada tubuh korban.
“Dari hasil pemeriksaan awal dan keterangan para saksi, dugaan sementara korban mengalami sengatan listrik saat memperbaiki terminal yang masih terhubung dengan sumber arus. Seluruh fakta tetap kami dokumentasikan dan dianalisis sesuai prosedur penyelidikan,” kata Kristyan.
Polisi mengimbau pekerja konstruksi dan masyarakat agar memastikan sumber listrik telah diputus sebelum melakukan perbaikan pada kabel, terminal, maupun peralatan elektronik lainnya.