Gugur Tes Psikologi, Casis Bintara Polri Asal Manggarai Terima Motivasi Karo SDM Polda NTT

Photo Author
Yuga Yuliana, Reportase NTT
- Selasa, 5 Mei 2026 | 08:53 WIB
Karo SDM Polda NTT Juli Agung Prabowo memberikan motivasi kepada casis Bintara Polri usai pengumuman hasil tes psikologi di Kupang, NTT. (Foto TBN Polda NTT)
Karo SDM Polda NTT Juli Agung Prabowo memberikan motivasi kepada casis Bintara Polri usai pengumuman hasil tes psikologi di Kupang, NTT. (Foto TBN Polda NTT)

REPORTASENTT.COM, KUPANG- Seorang calon siswa (casis) Bintara Polri asal Manggarai, Apranus Belong, dinyatakan tidak memenuhi syarat pada tahap tes psikologi seleksi penerimaan anggota Polri di Panda Polda NTT.

Di lokasi ujian, Apranus mendapat perhatian langsung dari Karo SDM Polda NTT, Juli Agung Prabowo.

Ia memberikan penguatan mental secara langsung kepada peserta yang tidak lolos seleksi.

Apranus mengaku kecewa dengan hasil yang diperoleh, namun tetap menerima proses seleksi yang berlangsung.

 

Baca Juga: Peristiwa Tenggelam di TTU, Polisi, Warga, dan Basarnas Lakukan Pencarian Intensif

“Saya kecewa, tetapi ini jadi pelajaran. Saya akan mencoba lagi dengan persiapan lebih matang,” kata Apranus saat ditemui usai pengumuman hasil.

Juli Agung Prabowo menjelaskan, proses seleksi Polri menuntut kesiapan menyeluruh, mencakup aspek fisik, mental, dan intelektual.

Ia mendorong peserta yang belum berhasil untuk mempersiapkan diri lebih baik pada kesempatan berikutnya.

 

Baca Juga: Kapal Tanpa Dokumen Angkut 3 Ton Keong Lola Diamankan Polisi di Ende

“Kegagalan hari ini menjadi bahan evaluasi untuk hasil yang lebih baik di masa mendatang,” katanya.

Pelaksanaan tes psikologi berlangsung selama sepekan, 27 April hingga 2 Mei 2026, dengan jumlah peserta 1.904 orang dari seluruh wilayah Nusa Tenggara Timur.

Ujian digelar menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) di sejumlah sekolah dan perguruan tinggi di Kota Kupang.

 

Baca Juga: Pria Ditemukan Tewas Telungkup di Kebun Sikka, Masih Pikul Karung Kelapa, Ini Dugaan Polisi

Hasil seleksi menunjukkan 624 peserta tidak memenuhi syarat, terdiri dari 533 pria dan 91 wanita.

Sebanyak 1.279 peserta dinyatakan lolos dan melanjutkan ke tahap ujian akademik.

Panitia seleksi juga menyediakan layanan konseling bagi peserta yang tidak lolos, sebagai bagian dari dukungan terhadap kondisi psikologis selama proses seleksi berlangsung.

Halaman:

Editor: Yuga Yuliana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X