Saat Ditawari Kapolri untuk Lanjutan Sekolah Perwira, Anggota Polisi yang Jadi Penggali Kubur Ini Malah Minta Ini!

Photo Author
Yuga Yuliana, Reportase NTT
- Selasa, 10 September 2024 | 23:12 WIB
Pertemuan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan anggotanya yang juga sebagai penggali kubur. (Foto/ Polri)
Pertemuan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan anggotanya yang juga sebagai penggali kubur. (Foto/ Polri)

REPORTASENTT.COM - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menemui langsung Bripka Joko Hadi Aprianto, Bintara Polsek Samarinda Hulu, yang juga seorang penggali kubur untuk masyarakat.

Pertemuan itu berlangsung di Polresta Samarinda, Kalimantan Timur, Senin, 9 September 2024.

Kapolri memberikan perhatian langsung sekaligus mengapresiasi niat baik Bripka Joko yang sering melakukan penggalian kubur untuk masyarakat secara sukarela selama kurang lebih 23 tahun.

 Baca Juga: Pelaku Begal di Labuan Bajo Ini Mengaku Sebagai Anggota Polisi, Kerap Beraksi pada Pukul 22.00 Wita

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri berbincang dan mendengarkan pengalaman langsung dari Bripka Joko yang memutuskan untuk menjadi tukang gali kubur selain bertugas sebagai personel kepolisian.

"Kamu kan sekarang polisi dan sampai sekarang terus berlanjut menggali kubur, apa yang ada di hatimu saat ikut membantu melaksanakan gali kubur. Niat mu apa?," tanya Kapolri.

"Izin jenderal kalau dahulu buat nyari rezeki kalau sekarang untuk amal. Karena setiap bulan, mohon izin pasti nombok. Karena untuk orang tidak mampu saya gratiskan, tapi saya tetap gaji karyawan," jawab Bripka Joko.

 Baca Juga: Kasus Pembuangan Bayi di Sumba Timur Terungkap, Polisi Amankan Pakaian Pelaku Saat Melahirkan

Setelah mendengarkan pengalaman dan cerita dari Bripka Joko, Kapolri menyatakan bahwa, membantu masyarakat dengan menjadi tukang gali kubur merupakan niat yang sangat mulia.

Disisi lain, Kapolri sempat menyinggung sekolah perwira kepada Bripka Joko.

Namun, ketika hendak ditawarkan, Bripka Joko lebih memilih perluasan area makam untuk kebutuhan masyarakat luas.

 Baca Juga: Dolo 'Gampang Hala', Suka Cita Doni Dihen Bersama Warga Desa Lewobunga di Adonara Sambut Sumur Bor

"Sudah sekolah belum. Mau sekolah perwira?," tanya Sigit.

"Mohon izin Jenderal, mohon maaf ingin nambah tanah wakaf kuburan karena mulai penuh untuk masyarakat," jawab Bripka Joko.

Halaman:

Editor: Yuga Yuliana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X