“Baru selesai berdarah dan berkeringat, kami malah ditendang. Ini seperti pesta pernikahan yang langsung dibubarkan satpol PP,” katanya getir.
Ia juga mengungkap bahwa keputusan perombakan belum melalui persetujuan penuh dari Executive Committee (Exco).
Sebaliknya, suara mereka justru dianggap seperti musik latar, terdengar tapi diabaikan.
Baca Juga: Viral! YouTuber Jajago Hampir Jadi Korban di Malaka, Dua Pelaku Lempar Campervan Ditangkap!
Keuangan: Uang Piala, Utang Lama, dan Perang Diam- diam
Di balik kisruh ini, aroma ketegangan soal transparansi keuangan kian menyengat.
Viky menyebut hanya menerima Rp 40 juta dari total Rp 190 juta yang konon tersedia untuk turnamen ETMC.
Baca Juga: Digerebek Tengah Malam! Polisi Bubarkan Pesta Miras di Bawah Pohon Duri Oesapa
Sisanya? Disimpan entah untuk apa, atau untuk siapa.
Yang bikin tambah lucu, kalau ini bukan kenyataan, hadiah juara III yang diterima tim, menurut Viky, juga ingin ditarik oleh Askab untuk menambal utang Training Center. Pemain dan pelatih menolak mentah-mentah.
“Hadiah itu dibagi sesuai forum. Tapi katanya, hadiah harus bayar utang. Kalau gitu, mending kita ikut reality show saja, hadiahnya bisa buat cicil rumah,” sindir salah satu pemain yang memilih mundur.
Baca Juga: Hanya Hitungan Detik! Polisi Cegah Aksi Tragis Remaja di Ende
Ketua Askab Bungkam, Publik Bertanya- tanya
Sementara itu, Ketua Askab, Jhon Kopong, masih memilih jalur sunyi.