REPORTASENTT.COM, LARANTUKA- Pemerintah Kabupaten Flores Timur menegaskan perlunya terobosan energi baru menyusul meningkatnya ketergantungan terhadap energi fosil.
Hal ini disampaikan langsung oleh Asisten II Bupati Flores Timur, Adrianus Banga Lamablawa, dalam diskusi terbuka bertema “Dari Matahari ke Dapur: Energi Bersih, Perempuan Tangguh, Ekonomi Tumbuh” yang digelar Yayasan Pengkajian dan Pengembangan Sosial (YPPS) di Taman Kota Larantuka, Senin (30/6/2025) sore.
Dihadapan pegiat lingkungan, akademisi, tokoh masyarakat, serta perwakilan pemerintah desa, Adrianus mengungkapkan bahwa ketergantungan pada energi fosil semakin tidak relevan dan beresiko tinggi bagi stabilitas ekonomi dan lingkungan daerah.
Baca Juga: Tirai Tertutup Sidang Eks Kapolres Ngada, Kasus Seksual dan Jejak Elektronik dari Australia
“Kita tidak bisa lagi bergantung pada energi fosil. Ancaman krisis bukan hanya karena cadangan menipis, tetapi juga karena konflik geopolitik dan ketidakseimbangan pasokan global,” ujarnya.
Adrianus juga mengulas kembali rencana lama pembangunan pembangkit listrik tenaga arus laut di wilayah Flores Timur.
Namun, ia menilai wacana tersebut belum siap untuk direalisasikan karena minimnya kajian teknis.
Baca Juga: Prabowo Bikin Kejutan! Hadiri Groundbreaking Proyek Rp95 Triliun Usai Disebut Ogah Datang oleh Bahlil
“Wacana itu masih jauh dari kata realistis karena belum didukung studi kelayakan yang memadai,” kata Adrianus.
Ia menekankan pentingnya berpikir realistis dan bertumpu pada potensi yang sudah terbukti memberi dampak langsung kepada masyarakat.
Perempuan Jadi Penggerak Perubahan
Dalam forum yang sama, Adrianus memberikan apresiasi khusus terhadap inisiatif YPPS lewat program “We For Jet” (Women for Just Energy Transition).
Selama dua tahun terakhir, program ini telah diterapkan di enam desa dampingan di Flores Timur, dengan fokus pada pemanfaatan energi surya untuk kebutuhan rumah tangga dan usaha kecil.
Yang menarik, kaum perempuan menjadi ujung tombak pelaksanaan program ini.
Baca Juga: Apebuan Stadion di Adonara Diresmikan, Gubernur NTT Titipkan Jaket Kehormatan