REPORTASENTT.COM, LARANTUKA- Suasana HUT ke-79 Bhayangkara di Polres Flores Timur mendadak pecah oleh tepuk tangan meriah.
Di tengah gemerlap perayaan, sosok Ipda Maksimus Banase, S.H., Kasat Resnarkoba Polres Flores Timur, tampil sebagai bintang. Ia menerima penghargaan langsung dari Kapolres Flotim, AKBP Adhitya Octorio Putra, S.I.K., atas prestasi luar biasa dalam membongkar jaringan narkoba yang selama ini menghantui masyarakat.
Tak hanya Maksi, sapaan akrab Ipda Maksimus Banase, sebanyak 10 anggota Satresnarkoba lainnya juga diganjar penghargaan, termasuk salah satu polwan tangguh, Apida Bibiana Oda Maran, S.H., yang turut berjibaku dalam pengungkapan kasus-kasus besar.
Baca Juga: Asisten II Bupati Flotim Bongkar Fakta Energi Fosil, Puji Peran Perempuan dalam Energi Terbarukan
“Ini bentuk apresiasi atas dedikasi dan kerja keras Satresnarkoba dalam menjaga Flores Timur dari bahaya narkoba,” ujar Kapolres Adhitya.
Penghargaan ini tidak hanya seremoni. Keberhasilan Maksi dan timnya dianggap telah mengguncang peredaran narkoba di wilayah Flores Timur dan memberikan efek jera nyata terhadap para pelaku.
“Kami berkomitmen untuk tidak memberi ruang bagi narkoba di tanah Lamaholot. Kami siap bertindak lebih tegas lagi,” ucap Maksi dalam pernyataannya.
Baca Juga: Tirai Tertutup Sidang Eks Kapolres Ngada, Kasus Seksual dan Jejak Elektronik dari Australia
Ia pun menegaskan, operasi dan pengawasan akan diperketat, baik terhadap jaringan luar wilayah maupun oknum lokal yang coba-coba bermain di wilayah hukum Polres Flotim.
Langkah tegas ini mendapat sambutan positif dari masyarakat yang menilai bahwa Polres Flotim semakin menunjukkan taringnya dalam perang melawan narkoba. (BM)