REPORTASENTT.COM, MBAY- Derasnya arus banjir bandang yang menerjang Desa Sawu, Kecamatan Mauponggo, Kabupaten Nagekeo, Senin sore (8/9), menyisakan duka panjang.
Tiga nyawa sudah ditemukan tak bernyawa, sementara empat lainnya masih hilang dalam terjangan lumpur bercampur kayu gelondongan.
Sehari setelah bencana, Tim SAR gabungan yang terdiri dari Rescuer Unit Siaga SAR Ende bersama personel Pos TNI AL Ende bergerak menuju lokasi.
Baca Juga: Kapolres Rote Ndao Naik Mobil Komando, Massa Tetap Tuntut Erasmus Dibebaskan
Perjalanan mereka dimulai pukul 17.00 Wita, menembus akses jalan yang sebagian terputus.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere, Fathur Rahman, yang juga bertindak sebagai Sar Mission Coordinator (SMC), memastikan operasi pencarian dilakukan dengan membawa perlengkapan mountaineering.
“Kami menerima laporan dari BPBD Nagekeo bahwa tiga warga ditemukan meninggal, sementara empat lainnya masih belum kembali. Tim segera dikerahkan untuk pencarian di lokasi,” ujar Fathur, Selasa (9/9).
Baca Juga: 175 Polisi Kawal Aksi Buruh di Kupang, Kapolresta: Layani dengan Humanis
Diperkirakan pada pukul 15.30 Wita hari ini, tim gabungan sudah mencapai Desa Sawu untuk berkoordinasi dan menyisir jalur sungai yang menjadi pusat banjir bandang.
Pencarian diperkirakan berlangsung sulit karena derasnya arus susulan serta kontur tebing curam yang rawan longsor.