REPORTASENTT.COM, LARANTUKA- Festival Teater Pelajar Flores Timur 2025 resmi digelar di Panggung Terbuka Taman Kota Felix Fernandez, Larantuka, pada 17–19 September 2025.
Ajang ini menghadirkan dua tokoh teater nasional, yakni Bambang Prihadi (Ketua Dewan Kesenian Jakarta) dan Tony Broer (aktor tubuh kenamaan Indonesia), yang hadir langsung sebagai pengamat utama.
Bupati Flores Timur, Antonius Doni Dihen, menyampaikan pentingnya ruang ekspresi seni bagi generasi muda di tengah tantangan zaman.
“Anak-anak muda kita hidup di dunia yang berbeda, penuh distraksi yang bisa membuat mereka tercabut dari akar budaya. Karena itu, festival ini menjadi ruang aktualisasi penting agar mereka terhindar dari gejala sosial yang meresahkan,” ujar Doni dalam sambutannya, Rabu (17/9/2025).
Selain tokoh teater nasional, kegiatan ini juga mendapat perhatian dari kalangan akademisi.
Rektor Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung, Dr. Retno Dwimarwati, S.Sen., M.Hum, hadir langsung menyaksikan pergelaran.
Doni Dihen menambahkan, ruang seni dan budaya memiliki kaitan erat dengan kesehatan sosial generasi muda.
“Ada hubungan kuat antara ruang aktualisasi diri dan tingkat persoalan sosial, termasuk bunuh diri. Masyarakat dengan ekspresi seni yang kurang akan menghadapi lebih banyak masalah sosial. Karena itu, ruang seperti festival ini sangat penting bagi keseimbangan generasi muda,” ucapnya.
Doni Dihen menambahkan, pembangunan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045 tak hanya soal kecakapan modern, melainkan juga ekspresi seni dan estetika.
“Kesempurnaan manusia harus seimbang antara aspek intelektual dan batin. Seni adalah bagian penting dalam pembentukan jati diri generasi muda,” katanya.
Acara pembukaan turut menyinggung kiprah Silvester Petara Hurit, alumni ISBI Bandung yang kini aktif mengembangkan seni di Flores Timur.
Kehadirannya disebut sebagai bukti perpaduan antara tradisi dan ilmu seni dalam menjaga warisan budaya Lewotanah.
Festival Teater Pelajar Flores Timur 2025 diikuti para pelajar tingkat SMP dan SMA se-kabupaten.