Melalui pertunjukan, para peserta diajak menafsirkan kembali persoalan remaja sekaligus menghidupkan kekayaan budaya lokal.
“Semoga festival ini membuat Lewotanah kita bukan hanya indah secara fisik, tetapi juga indah dalam seni, budaya, dan kehidupan sosial,” pungkas Doni Dihen.